Surabaya (beritajatim.com) – Keadaan Obsessive Compulsive Disorder atau OCD termasuk salah satu gangguan mental yang bisa terjadi pada anak. Sayangnya, masih banyak orang yang salah mengartikan OCD sebagai orang yang gila keteraturan.
Sebenarnya, OCD tidak berkaitan dengan obsesi terhadap kebersihan dan keteraturan. Hanya saja, mereka memiliki keterkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menangani pikiran buruk. Apabila ada sesuatu mengganggu pikiran biasanya orang normal mampu mengabaikan hal itu. Namun, seseorang dengan gangguan OCD sering berpikiran buruk yang berakibat respons sangat kuat bahkan mereka ingin melakukan sesuatu supaya pikirannya hilang.
Kita tidak perlu khawatir, karena biasanya OCD mudah didiagnosis karena gangguan itu muncul dalam bentuk yang terlihat. Inilah beberapa tanda anak mengalami OCD:
Perasaan Tidak Aman Secara Terus Menerus
Ini merupakan salah satu tanda utama anak menderita OCD ketika si kecil berulang kali bertanya mengenai apakah mereka akan baik-baik saja, bahkan saat mereka sebenarnya tidak dalam bahaya.
Secara tidak langsung, hal ini mengartikan si anak selalu khawatir hingga jatuh sakit karena takut sesuatu hal buruk terjadi pada keluarga mereka. Gejala lain yang perlu diperhatikan adalah si anak takut sehingga sering bahkan terus menerus mencuci tangan
Khawatir Menyakiti Orang
Selain mereka merasa khawatir dengan keadaan orang disekitar. Sisi lain dari penderita ini adalah adanya rasa takut menyakiti orang lain. Biasanya mereka akan sering menanyakan apakah kita masih sayang mereka atau tidak secara berulang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”anak”]
Kehidupan Keteraturan Secara Berlebihan
Kadangkala bagi kita, merapikan sesuatu yang berantakan adalah hal yang wajar. Tapi, ketika kita merasa cemas karena sebuah objek tidak tertata sempurna, kemungkinan besar ini termasuk ciri OCD. Beberapa perilaku OCD yang berkaitan dengan keteraturan adalah:
Kebiasaan Sering Memeriksa Ulang
Sebagai contoh kita terus menerus memeriksa apakah pintu, jendela hingga kompor sudah dimatikan atau ditutup sebelum pergi. Kemungkinan ini biasanya dilakukan tapi, jika memeriksa ulang lebih dari tiga kali bahkan menimbulkan kecemasan apabila tidak dilakukan Hal tersebut termasuk ciri dari OCD.
Namun, kita tidak boleh salah sangka pada anak-anak. Maka dari itu, cobalah untuk memperhatikan mereka dengan tepat. (PRD/ian)






