Batu (beritajatim.com) – Mahasiswa asing yang ikut pada program International Youth-Enhancing Study (I-YES) yang dihelat Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang terpesona pada keindahan kota Batu. 12 Mahasiswa dari berbagai negara itu kagum saat berkunjung langsung ke kota Batu.
Para peserta yang berasal dari Turkmenistan, Mesir, Zimbabwe, Palestina, Madagaskar, Sudan, Tunisia, Afganistan, Yaman, Jordania, Bangladesh, dan Pakistan mengungkapkan ketakjubannya. Salah satunya Shanazar Sarryev asal Turkmenistan. Dia nyaman selama berada di Kota Batu. Menurut dia udara Kota Batu sejuk. Hal itu membuat dia dan peserta rombongan lain ingin berlama-lama di sana.
“Suasananya nyaman, alamnya indah apalagi udara di sini sejuk. Betah di sini,” jelasnya dengan bahasa Indonesia tertatih. Mereka berkunjung ke Lumbung Petik Stroberi di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. Mahasiswa asing nampak begitu nikmat saat memetik buah stroberi lalu dinikmati bersama.
Sebagai informasi, Lumbung Petik Stroberi adalah agrowisata unggulan dari Desa Pandanrejo. Wisata berbasis potensi desa tersebut diolah dengan BUMDes Raharjo yang berkolaborasi dengan generasi muda dari Karang Taruna.
Destinasi tersebut mulai populer sejak 2018. Di dalamnya tersedia berbagai jenis stroberi, yaitu california, rosalinda, weet charlie, holybrite, dan grande.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kota-batu”]
Mereka kemudian diajak berjelajah menyusuri destinasi wisata lain khas Kota Batu. Mulai dari agrowisata Petik Apel di Desa Bumiaji, wana wisata Coban Talun di Desa Tulungrejo. Dan terakhir di Batu Love Garden (Baloga) Jatim Park Group.
“Seru berwisata di Kota Batu. Apalagi saat perjalanan ke Coban Talun naik jeep. Dengan medan menantang, namun tempatnya sangat indah,” jelas Shanazar.
Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Arief As Siddiq menjelaskan belasan mahasiswa asing bisa jadi ajang promosi pariwisata Kota Batu sampai ke mancanegara. Dia berharap kunjungan wisatawan asing turut meningkat. Tahun 2022 dia mengatakan ada 7 juta kunjungan wisatawan.
“Pastinya pariwisata Kota Batu akan lebih berkembang lebih baik dengan hadirnya wisatawan mancanegara. Disparta berkomitmen untuk mengembangkan destinasi desa wisata. Sehingga banyak pilihan destinasi yang akan dituju ketika berada di Kota Batu,” jelas Arief. [dan/beq]






