Gresik (beritajatim.com)- Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Semen Indonesia, atau SIG Rembang ikut berpatisipasi di event Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Nusa Dua Bali.
Ada enam UMKM yang berpartisipasi diantaranya kerajinan ecoprint fashion, aksesoris, kerajinan pakaian serta aksesoris bayi dan anak, busana klasik modern serta kerajinan batik tulis Lasem.
Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni menuturkan, ini merupakan salah satu bentuk dukungan SIG yang sejalan dengan SDGs (Sustainable Development Goals) khususnya mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
“Keterlibatan UMKM binaan SIG dalam Future SMEs Village Side Event G20 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mempromosikan produk-produk UMKM kepada pasar yang lebih luas,” tuturnya, Jumat (18/11/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”UMKM”]
Ia menambahkan, melalui keikutsertaan pada acara ini, juga bisa memberikan informasi terkini bagi UMKM binaan terhadap isu-isu strategis seperti digitalisasi dan pengembangan usaha yang berkelanjutan.
“Kami terus mendorong UMKM binaan SIG agar mampu naik kelas dan mendunia”, kata Vita Mahreyni,” imbuhnya.
Menariknya lanjut Vita, ada pengunjung dari negara Meksiko yang membeli huji sandal produk dari UMKM ‘Littlekaaya’. Selain membeli, ia juga menawarkan diri untuk menjadi reseller huji sandal karena dinilai cocok dengan selera pasar di Meksiko.
“Salah satu delegasi asal negara Meksiko tertarik dengan produk dari UMKM binaan kami. Ini merupakan peluang besar,” ungkapnya.
Sementara itu, Armida Triani salah satu pelaku UMKM binaan SIG menyatakan dirinya berterima kasih pada SIG dan rumah BUMN karena sudah diikutsertakan pada pameran internasional ini dan diberi kesempatan untuk memperluas pasar.
“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh SIG yang memberi kesempatan kepada UMKm binaannya berpatisipasi di KTT G20,” katanya. dny






