Jember (beritajatim.com) – Mashuri Hariato, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur, melihat Khofifah Indar Parawansa (KIP) cocok menjadi calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan.
Mashuri melihat kandidat yang bisa menangi di Jawa Timur berpotensi menang secara nasional. “Kalau memenangi Jawa Timur itu syarat bagi seorang calon presiden, pasti calon dari Jatim punya kans untuk dipilih (jadi calon wapres) siapapun capresnya. Tinggal apakah selain Bu KIP ada calon lain, itu menentukan,” katanya, ditulis Kamis (3/11/2022).
“Yang sekarang punya nama dan elektabilitas di Jawa Timur kan Gubernur KIP. Kalau boleh memetakan Jawa Timur untuk memenangi pemilihan presiden, Bu KIP ini alternatif. Kalau beliau katut jadi cawapres, bagi Jawa Timur itu (membuat) bergairah sekali,” kata Mashuri.
Mashuri tidak meragukan rekam jejak dan prestasi Achmad Heryawan yang saat ini digadang-gadang menjadi calon wapres Anies. “Kalau bicara elektabilitas pasti beda. Beliau menang di Jawa Barat, KIP di Jawa Timur. Kang Aher kalau dipasang, pasti siap untuk memenangi Jawa Timur. Tapi pasti kerja kerasnya bakal lebih jika dibandingkan dengan KIP yang secara politik lahir di Jawa Timur,” katanya.
Namun KIP punya kelebihan, yakni menarik kekuatan politik di luar koalisi. “Kita tahulah Madura dan Pandalungan hijau. Pantai utara hijau campur biru. Merah di Mataraman. Arek lebih cair, di situ PKS kuat. Kalau dikombinasikan, cawapresnya kuat di hijau dan Pak Anies karena (berasal dari) Jogja kuat di merah dan biru,” kata Mashuri.
Dengan menduetkan Anies dan Khofifah, PKS bakal lebih bisa masuk ke semua kelompok di masyarakat. “Ke Mataraman kita bisa menang, di kultur arek apalagi. Di Madura dan Pandalungan, kita teruji dan bisa diterima bersama-sama bersama komunitas yang selama ini dikaitkan dengan kekuatan politik tradisional,” kata Mashuri.
[berita-terkait number=”3″ tag=”anies-baswedan”]
Hubungan PKS dengan Khofifah juga bagus, kendati dalam pemilihan gubernur tak mendukungnya. “PKS selama ini mendukung hal-hal positif dan prestasi pemerintahan beliau. Hubungan Ketua DPW PKS dan fraksi dengan gubernur bagus. Kita kritis untuk pembangunan. Tapi secara umum hubungan bagus. Ketua DPW dengan kalangan pesantren juga bagus,” kata Mashuri.
“Jadi kami optimitis, jika beliau katut jadi cawapres, untuk konteks Jatim, bagi PKS akan punya harapan menang. Sekelas beliau pastilah kalau katut jadi cawapres, semua akan dirangkul kecuali partai non koalisinya,” kata Mashuri.
Yang jelas, lanjut Mashuri, Heryawan dan Khofifah sama-sama kuat di daerah masing-masing. “Pak Anies tinggal memilih, secara nasional kuat mana,” katanya. [wir/suf]






