Surabaya (beritajatim.com) – Aksi para relawan yang tergabung dalam kontingen kabupaten/kota dan mengikuti Temu Karya Relawan (TKR) PMI Provinsi Jawa Timur unjuk kebolehan dalam pentas seni budaya di depan masyarakat Surabaya, khususnya warga Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Pakal.
Pada hari ketiga pelaksanaan TKR PMI Jatim, Rabu (2/11/2022) malam, para relawan dari lima kabupaten mendapat giliran untuk menunjukkan bakat dan beraksi di depan warga Sumber Rejo dan sekitarnya yang memadati Balai Kelurahan Sumber Rejo. Di bawah hujan deras yang menyirami lokasi tak membuat para relawan beranjak dari tempat. Mereka tetap beraksi menunjukkan bakat di bidang seni budaya.
Relawan yang sehari-hari banyak bergelut dalam dunia kebencanaan ternyata juga memiliki kemampuan seni budaya seperti yang dipamerkan oleh kontingen Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Sampang, Lumajang dan Kabupaten Malang.
Diawali dengan penampilan para relawan PMI Pamekasan yang mendatangkan peragawan dan peragawati yang memamerkan batik khas Pamekasan yang terpilih sebagai batik untuk para petinggi dunia yang dihadir di Pulau Bali dalam acara G-20.
Mereka berlenggak-lenggok di panggung dengan diringi musik gamelan khas Madura yang khusus didatangkan dan dimainkan oleh para relawan dari PMI Pamekasan.
Hadir ikut menyaksikan pengurus PMI Jatim seperti Sekretaris Dewan Kehormatan PMI Jatim Rasiyo, Kepala Markas PMI Jatim Dwi Suyanto, Bidang Penanggulangan Bencana, Anggota, dan Relawan, Kerjasama dan Kemitraan Budi Sawitri.
Kemudian, Pengurus PMI Surabaya Eko Hariyanto serta Camat Pakal Dedy Sjahrial Kusuma. Sesuai jadwal, tiap kontingen TKR PMI Jatim mendapat giliran untuk tampil di panggung yang disediakan di depan kantor Kelurahan Sumber Rejo untuk memberikan hiburan kepada warga sekitar sejak dimulai pelaksanaan TKR hingga menjelang penutupan Sabtu (5/11/2022) mendatang.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pmi”]
Rasiyo dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang tergabung dalam kontingen. Ternyata selama ini, mereka selain bergelut di bidang bencana dan kemanusiaan, ternyata juga bisa tampil dalam bidang lainnya. Hal itu dibuktikan ketika dirinya mendampingi Ketua PMI Jatim Imam Utomo melepas peserta parade budaya di hari pertama pelaksanaan TKR, Senin (31/10/2022).
Potensi kembali dilihat oleh mantan Sekdaprov Jatim tersebut di acara pentas seni budaya, Rabu (2/1/2022) malam. “Kegiatan TKR PMI Jatim ini memang luar biasa. Tentu selain dari peserta kontingen, kami berikan apresiasi semua pengurus PMI Jatim maupun PMI Kota Surabaya. Karena atas kerja keras kita semua, sehingga kegiatan yang digelar di wilayah Gelora Bung Tomo dan sekitar bisa berjalan lancar,” paparnya.
Selain itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Pakal yang memberikan bantuan dan ikut mendukung kegiatan yang ada di lokasi GBT tersebut.
Sementara itu, Camat Pakal Dedy Syahrial Kusuma dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan peserta kegiatan TKR PMI Jatim, karena diberikan acara yang baik seperti ini di wilayah Gelora Bung Tomo yang tahun depan juga bakal punya gawe besar sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2023 jika tidak ada halangan. “Semoga dengan acara yang baik ini bisa menjadikan kita semua bisa lebih memanusiakan manusia. Karena di PMI sendiri targetnya adalah kemanusiaaan,” pungkasnya. [tok/suf]






