Magetan (beritajatim.com) – Giat operasi search and rescue (SAR) untuk mencari pendaki ritual Ali Rahmatullah (48) warga Minggiran, Papar, Kediri yang hilang di Gunung Lawu kini masih dievaluasi. Giat Opsar yang bakal dilakukan 7 hari itu kini sudah masuk hari ketiga.
Sebanyak 7 search and rescue unit (SRU) sementara turun untuk evaluasi. Mulai 29 Oktober 2022 hingga 31 Oktober 2022 bakal dilakukan pemantauan sembari menunggu laporan via Jogorogo, Ngawi yang menyisir Pos 5 Cemoro Lawang yang berangkat Jumat (28/10/2022) dan direncanakan turun pada Minggu (31/10/2022) di Cemoro Sewu.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi membenarkan jika pihaknya bersama Basarnas, TNI, Polri, dan unsur terkait sudah melakukan pencarian selama tiga hari mulai Rabu (26/10/2022) hingga Jumat (28/10/2022). Penyisiran hari pertama meliputi Sumur Jalatunda, Sendang Inten, Sendang Kebo, Sendang Macan, Gupak Menjangan, Gua Sigolo Golo, Kendalisodo, Pruso Tiling, Dieng, Panditan, Khayangan, Puncak, Cokro Surya.
Penyisiran berlanjut ke hari kedua meliputi Pendopo Kiki, Petilasan Keputren, Sendang Drajat, Lumbung Sayur, Pawon Sewu, Kendalisodo, Guo Selarong, Sendang Inten, Gua Jalatunda, Pasar Dieng, Gupak Menjangan, Sendang Celeng, Kamanditan, Kayangan. Di hari ketiga, petugas gabungan menyisir Hargo Dalem, Tlogo Kuning, Geger Boyo, Sendang Drajat.
“Dari penyisiran di sejumlah lokasi ritual itu, hasilnya masih nihil. Saat ini tim sudah turun untuk semantara, dan akan dilanjutkan evakuasi,” kata Eka Wahyudi pada beritajatim.com, Jumat (28/10/2022).
Jumlah SRU yang dibentuk total ada 8 SRU yang masing-masing menyisir jalur pendakian Cemoro Sewu sebanyak 4 SRU, Cemoro Kandang, Tambak Ngargoyoso, Candi Cetho, dan Jogorogo masing-masing 1 SRU. Total personel yang terlibat bersama potensi sekitar 145 orang. Termasuk dari BPBD, Basarnas Pos SAR Trenggalek, Perhutani, TNI, Polri, Polhut, BPBD Ngawi, Agen Bencana BPBD Jawa Timur, Paguyuban Giri Lawu (PGL), Anak Gunung Lawu (AGL), dan 31 potensi relawan lainnnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pendaki-gunung-lawu”]
Diketahui, seorang pendaki Gunung Lawu dilaporkan hilang sejak 18 Oktober 2022. Adalah Ali Rahmatullah (48) warga Dusun Rejowinangun, Desa Minggiran Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Pria itu adalah pendaki ritual yang naik via Jalur Pendakian Cemoro Sewu pads 15 Oktober 2022 pukul 17.10 WIB. Tak ada rombongan, dia naik sendirian untuk melakukan ritual di Puncak Gunung Lawu.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi membenarkan terkait adanya laporan pendaki yang hilang. Dari kronologi yang disampaikan, Ali terpantau melakukan registrasi pada Sabtu, 15 Oktober 2022 pukul 17.10 WIB. Karena kondisi cuaca yang ekstrim pada 18 Oktober 2022, dua orang Satgasus Lawu yakni Feri dan Dedy, mengadakan penyisiran semua pendaki diturunkan untuk antisipasi cuaca ekstrim. Penyisiran pendaki dilanjutkan pada hari berikutnya.
Pada 22 Oktober 2022 ada pihak keluarga dari Ali Rahmatullah melaporkan ke posko tiket Cemoro Sewu bahwa saudaranya atas nama Ali Rahmatullah mendaki mulai 15 Oktober 2022 sampai 22 Oktober 2022 belum pulang.
Berdasarkan laporan tersebut 2 Anggota satgas bersama paguyuban kantin Lawu melakukan pencarian di puncak lawu dengan hasil nihil. Pada 24 Oktober 2022 meluncurkan lagi tim TRC PGL, Satgas Perhutani, Petugas perhutani untuk melakukan pencarian lagi dengan hasil sampai 25 Oktober nihil. Sampai akhirnya Pos SAR dibuka untuk melakukan pencarian pada 26 Oktober 2022. [fiq/suf]







