Sumenep (beritajatim.com) – Memeriahkan Hari Jadi ke-753 Kabupaten Sumenep, Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) bersama Pemkab setempat, menggelar festival busana etnik, Minggu (23/10/2022).
Festival bertajuk Pelangi Sumenep, merawat kebersamaan dalam keberagaman tersebut diikuti 70 peserta yang merupakan pelajar tingkat SD – SMA se-Kabupaten Sumenep.
Sesuai dengan namanya, para peserta festival ini mengenakan baju bernuansa etnik. Baju yang dikenakan selalu melambangkan sesuatu yang menjadi simbol khas kebudayaan daerah tertentu.
Ketua KJS Sumenep, Ahmad Sa’ie mengatakan, festivsl busana etnik ini untuk mengenalkan kepada masyarakat luas, bahwa Kabupaten Sumenep punya keanekaragaman keindahan budaya.

“Festival ini kami gelar sebagai rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Sumenep. Terima kasih untuk dukungan semua pihak. Semoga tahun depan kami bisa melaksanakan kegiatan ini dengan cakupan yang lebih luas. Tidak hanya Sumenep, tapi bisa se-Madura atau se-Jawa Timur,” paparnya.
Sementara Bupati Sumenep, Ach. Fauzi mengapresiasi kegiatan yang digagas KJS tersebut. Pelangi di Sumenep tersebut menggambarkan keberagaman budaya di Sumenep. “Selain busana etnik, ini juga ada kuliner etnik. Makanan khas Sumenep yang disajikan. Gak tanggung-tanggung, ini jurinya mendatangkan Chef profesional. Chef nasional. Selamat datang chef Budi,” ucap Bupati.
[berita-terkait number=”4″ tag=”wisata-sumenep”]
Selain chef Budi, tamu istimewa yang hadir dalam rangkaian hari jadi Sumenep adalah runner up Putri Indonesia, Melati Tedja yang didapuk menjadi juri dalam Festival Busana Etnik.
“Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung terselenggarahya acara ini. Jangan lupa, masih banyak acara hiburan yang kami siapkan untuk masyarakat. Nanti malam ada Irwan DA2, dan penyanyi-penyanyi top lainnya,” ujar Bupati sambil promosi. [tem/but]






