Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 450 orang buruh tembakau dan anggota keluarga mereka dilatih keterampilan di Politeknik Negeri Jember (Polije) selama lima hari sejak Kamis (13/10/2022). Pelatihan yang diprakarsai Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember, Jawa Timur, ini dibiayai dengan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).
Mereka dilatih beberapa keterampilan seperti pengelasan dan pembuatan kue untuk bisa digunakan mendapatkan tambahan penghasilan. “Harapannya nanti seusai pelatihan ini, mereka mempunyai hard skill dan soft skill. Kami melihat institusi pendidikan vokasi yang memiliki sarana dan prasarana cukup lengkap adalah Politeknik Jember,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Jember Hendro Soelistijono, usai membuka pelatihan.
Menurut Hendro, ada sejumlah organisasi perangkat daerah memperoleh DBHCHT. “Rumah sakit juga dapat. Biasanya digunakan untuk pembelian alat kesehatan, sesuai peruntukannya,” katanya. Enam OPD yang mendapatkan DBHCHT pada 2022 dengan total anggaran sebesar Rp 77 miliar, yakni Disnaker, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Sosial Kabupaten Jember.
[berita-terkait number=”3″ tag=”dbhcht”]
Direktur Politeknik Jember Saiful Anwar berterima kasih kepada Bupati Hendy.Siswanto yang menggandeng institusinya. “Ini bentuk pengakuan Pemerintah Kabupaten Jember atas kompetensi yang dimiliki Polije. Saya kira media tahu, kompetensi di Polije, termasuk sarana dan prasarana yang cukup representatif,” katanya.
Setelah dilatih, para peserta akan menjalani uji kompetensi. “Tujuannya untuk mendapatkan sertifikat uji kompetensi. Harapan kami ada pendampingan lebih lanjut. Perlu dipikirkan ke depan terkait skema permodalan apakah loan maupun hibah. Itu wilayah pemerintah kabupaten,” kata Saiful. [wir/suf]






