Probolinggo (beritajatim.com) – Ratusan santri di Pondok Pesantren Islam Ahlussunnah Wal Jamaah Brani Kulon Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo, menggelar sholat Gaib, Minggu (2/9/2022), hal itu diperuntukkan kepada para korban tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, yang mengakibatkan ratusan korban jiwa.
Selain melaksanakan sholat gaib, para santri juga membaca Surah Yaasin dan tahlil serta doa bersama di Masjid Ponpes setempat.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kericuhan-laga-arema-vs-persebaya”]
Habib Salim Quraisy, Pengasuh Ponpes Islam Alussunnah Wal Jamaah mengatakan, pihaknya turut berbela sungkawa atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang. “Kita mendoakan para korban, agar ditempatkan di jalan yang terbaik di sisi Allah SWT,” kata beliau.
Ia berharap, semoga kejadian ini merupakan yang terakhir di Indonesia. “Semoga ini yang terkahir dan tidak ada lagi peristiwa yang seperti ini,” kata Habib Salim.
Doa bersama ini tegas Habib Salim, tidak hanya dilakukan pada saat ini saja, akan tetapi dilakukan setiap selesai melaksanakan sholat Magrib berjamaah. (tr/kun)






