Surabaya (beritajatim.com) – Moisturizer merupakan pelembab yang kerap digunakan agar kulit tidak kering. Tanpa moisturizer, kulit akan kekurangan air atau dehidrasi. Sehingga kulit jadi lebih rentan bermasalah.
Selain melembabkan, moisturizer juga berguna untuk mencegah eksim, menghaluskan kulit, mengurangi minyak berlebih, dan mengurangi garis-garis halus pada kulit.
Meski memiliki fungsi yang pada dasarnya sama, tapi moisturizer memiliki beberapa jenis.
Pertama, Humectants. Jenis yang satu ini merupakan kombinasi dari glycerin, honey, hyaluronis acid, urea, dan alpha-hydroxy acids. Bahan-bahan ini berguna untuk menarik air dari luar menuju sel kulit (epidermis).
Kedua, Emmolients. Moisturizer ini terbuat dari jojoba oil, cetyl alcohol, dimethicone, shea butter, dan safflower oil. Dengan kombinasi bahan ini, sel-sel kulit yang kosong jadi dapat terisi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”cara”]
Ketiga, Occlusives. Jenis ini terbentuk dari mineral air, lanolin, petrolatum, silicones, hingga coconut atau olive oil. Bahan-bahan tersebut berguna untuk mengunci air pada kulit.
Mungkin dari sini, masih banyak orang yang masih bingung mau memilih moisturizer yang baik untuk kulit. Karena jika salah pilih, kulit justru bisa semakin berminyak atau mengalami gangguan lainnya.
Adapun berikut ini cara memilih moisturizer sesuai jenis kulit yang perlu kamu ketahui :
Normal Skin
Bagi kamu yang memiliki kulit normal, bisa menggunakan semua jenis moisturizer. Mulai dari yang berbentuk gel, cream, gel cream, lotion, dan lain sebagainya.
Dry Skin
Dry skin atau kulit kering seharusnya membutuhkan moisturizer yang lebih berat. Hal ini dikarenakan kulit butuh ekstra pelembab. Maka seseorang yang memiliki jenis kulit ini, sebaiknya gunakan cream moisturizer.
Oily Skin
Bagi kamu yang memiliki jenis kulit berminyak, biasanya butuh moisturizer dengan tekstur yang lebih ringan. Misalnya seperti water based, oil free, dan sejenisnya. Maka disarankan memilih moisturizer yang berbentuk gel.
Combination Skin
Untuk jenis kulit combination skin lebih tricky. Namun, jika kulit lebih cenderung kering, maka pilih tekstur moisturizer yang berat seperti cream. Sebaliknya, jika cenderung berminyak, maka pilih tekstur yang ringan.
Acne Prone Skin
Kamu sebaiknya memilih moisturizer yang non-comedogenic jika memiliki jenis kulit acne prone skin. Terlebih karena teksturnya yang lebih ringan. Bahkan ada beberapa produk moisturizer yang memang khusus untuk kulit seperti ini.
Sensitive skin
Selain kulit kombinasi, mereka yang memiliki kulit sensitif juga tricky. Jenis kulit seperti ini harus lebih teliti memilih moisturizer yang tanpa menggunakan bahan seperti alcohol, fragrance, dan sejenisnya. (fyi/nap)






