Tuban (beritajatim.com) – Sebuah pertunjukan Orkes Dangdut yang berlangsung di acara hajatan warga Desa Temayang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban diwarnai aksi tawuran antar sesama penonton yang sebelumnya sama-sama berjoget, Jumat (9/9/2022) sore.
Beruntung tidak sampai ada korban jiwa dalam tawuran yang videonya sempat viral di media sosial. Diduga tawuran itu terjadi akibat adanya sejumlah pemuda yang mabuk saat berjoget bersama teman-temannya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tawuran”]
“Mereka itu sesama temannya sendiri dan mabuk. Mereka joget di belakang panggung,” terang AKP Darmono, Kapolsek Kerek, Polres Tuban saat dikonfirmasi terjadinya tawuran antara pemuda di wilayah Desa Temayang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban itu.

Dari video yang beredar tampak seorang pemuda yang menjadi bulan-bulanan oleh sejumlah pemuda lainnya hingga sampai tersungkur di tanah. Namun, keributan tampak terlihat semakin meluas setelah sejumlah orang hendak melerai pemuda yang dihajar hingga terjatuh di tanah justru juga ikut diserang sejumlah orang lainnya. “Tidak sampai ada korban dalam kejadian itu,”sambung Kapolsek Kerek, Polres Tuban itu.
Sementara itu, aksi keributan antar pemuda dalam kegiatan orkes dangdut tersebut berhasil dihentikan setelah petugas kepolisian yang melakukan pengamanan kegiatan itu melerai sejumlah pemuda yang terlibat.
Selanjutnya, orkes dangdut dalam kegiatan hajatan warga itu masih terus berlanjut hingga selasai dan tidak lagi diwarnai tawuran. “Setelah dilerai yang terlibat tawuran langsung disuruh pulang dan orkes juga masih berlangsung sampai selesai,” pungkasnya.[mut/kun]






