Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak tujuh orang bersaing menjadi pejabat eselon II di lingkup Pemkab Gresik. Mereka mengikuti seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama. Di dua posisi yang dilelang, masing-masing menyisakan tiga orang pejabat yang diwajibkan tes kesehatan sebelum mengikuti tahap seleksi selanjutnya.
Dari tujuh orang pejabat yang mendaftar di posisi Kepala Dispendukcapil muapun Kepala Dinas Perikanan itu, kini tinggal tiga pejabat saja. Diantaranya, Muhammad Jusuf Anshori, M.Hari Syawaluddin, dan Suwartono di posisi Kepala Dispendukcapil. Sedangkan, di posisi Kepala Dinas Perikanan ada nama Dinanne Hetty Widanatie, Mahfud Ahmadi, dan Moh Nadlelah.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini mengatakan, tiga besar ini merupakan dari hasil dari tahapan sebelumnya. Yakni para calon menyampaikan presentasi berikut dengan wawancara mengenai makalah yang mereka buat. “Dari tahapan itu yang dibutuhkan pada dua posisi mengerucut ketiga calon tersebut,” ujarnya, Senin (8/8/2022).
Saat ini tiga calon itu akan melalukan medical checkup. Apabila saat tes kesehatan ini dinyatakan sehat jasmani dan rohani, calon berhak menuju tahap selanjutnya. Yakni, panitia akan menyampaikan tiga calon di masing-masing posisi itu kepada Bupati Fandi Akhmad Yani.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pemkab-gresik”]
Orang nomor satu di Gresik itu akan memilih diantara tiga calon tersebut yang akan menduduki jabatan eselon II. Apabila sudah dipilih, Pemkab Gresik mengusulkan untuk penetapan calon kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pada Rabu 10 Agustus 2022.
Setelah dua posisi itu terisi, masih ada dua posisi eselon II yang kosong. Yakni Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag, serta Dinas Lingkungan Hidup. Saat ini posisi itu diisi oleh pelaksana tugas (Plt). Pasalnya, dua organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut belum diikutsertakan lelang lantaran anggaran belum masuk dalam APBD 2022.
“Dua posisi tersebut rencananya akan dilelang dalam tahun ini juga. Namun, menunggu perubahan APBD 2022 nanti. Kemungkinan bulan September 2022 akan dibuka lelang berikutnya untuk posisi di OPD tersebut,” tandas Khusaini. [dny/suf]






