Surabaya (beritajatim.com) – Karen’s Diner, retail restoran berbasis di Sidney Australia yang mengusung konsep jutek, ketus dan menyebalkan, kabarnya akan buka cabang di Indonesia. Hal ini sudah jadi perbincangan hangat di media sosial.
Kabar ini juga jadi rujukan bagi mereka yang ingin menikmati pengalaman makan tidak biasa dan unik. Dijamin, pelanggan akan serba salah dan diperlakukan penuh dengan makian.
Para pelayan di Karen’s Diner tidak akan segan memaki dan berkata kasar kepada para pelanggannya dan menciptakan suasana tidak nyaman.
Dilansir dari Insider, restoran yang sudah buka cabang di berbagai negara ini juga menyediakan menu andalan burger, chicken wings, dessert dan cocktail. Meski memegang teguh konsep pelayanan yang buruk, Karen’s Diner sangat memerhatikan kualitas makanan yang mereka sediakan, sehingga ratingnya selalu tinggi.
Karen’s Diner yang sudah begitu populer dan sudah memiliki banyak cabang di Inggris membuat banyak orang penasaran dengan konsep restoran ini dan tenang saja. Sebentar lagi Karen’s Diner akan menjajaki Indonesia.
Hal itu dilasir dari postingan rantai atau thread dari akun resmi Karen’s Diner di Twitter. Dalam disebutkan Karen’s Diner akan membuka restorannya di seluruh dunia dan akan buka cabang di Indonesia.
“1000 RT’s and we’ll open a store in Indonesia.” tulis di postingan itu.
“1000 retweet dan kami akan buka cabang di Indonesia.” arti ciutan itu.
Bukan hanya 1.000 retweet, tapi ciutan Karen’s Diner ury melampaui target. Merka mendapatkan 9.768 lebih retweets dan disukai lebih dari 12.000 pengguna twitter. Meski sudah melampaui target, tetapi belum ada kejelasan lebih lanjut dari Karen’s Diner perihal pembukaan cabang di Indonesia.
Meski demikian, sudah banyak warganet Indonesia yang antusias dengan pembukaan cabang restoran pelayanan terburuk ini di Indonesia.
“Aku berharap mereka benar-benar buka cabang di Indonesia,” ujar salah satu warganet.
“Coba saja dia buka di Surabaya, mereka nggateli pasti dibales pisuhan sing luwih kejam,” cuit warganet.
“Gak tahu apa orang Indonesia itu juga mulutnya pada rusak, apalagi netizen,” tukas warganet.
“Rekrut Tante Lala!” sahut warganet lain.
“Kalau di Indonesia mah jadi arena adu bacot,” kata yang lain. [adg/beq]







