Ponorogo (beritajatim.com) – Tak hanya tambahan jogging track, stadion Batoro Katong Ponorogo juga akan dilakukan peremajaan untuk fasilitas lainnya. Salah satunya yakni dengan penggantian rumput untuk lapangan sepakbola. Ya, sudah bertahun-tahun rumput lapangan itu tidak diganti yang baru. Tahun ini, akhirnya ada anggaran untuk penggantian rumput stadion dengan rumput yang baru.
“Proses realisasi penggantian rumput stadion, nanti setelah rangkaian acara hari jadi Ponorogo selesai,” kata Kepala bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga Dinas Kebudayaan Parawisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Suwanto, Kamis (28/7/2022).
Anggaran yang digunakan untuk penggantian rumput itu, kata Suwanto, dengan dana sebesar Rp400 juta. Jumlah tersebut untuk biaya penggantian rumput, menurutnya masih jauh kurang dari kebutuhan yang seharusnya. Bidang Pemuda dan Olahraga pun memutar otak supaya ada dana lain untuk ditambahkan guna merealisasikan rumput baru di stadion kebanggan warga Ponorogo tersebut. “Progresnya nanti ada beberapa item yang digeser untuk menambah rehabilitasi rumput ini. Supaya pembenahan atau penggantian rumput bisa berjalan,” ungkapnya.
Penggantian rumput itu, rencananya akan dilakukan pengerukan dengan ketebalan sekitar 10-15 centimeter. Setelah dikeruk kemudian diganti medianya. Nah, setelah itu baru dilakukan penanaman rumputnya. “Karena keterbatasan dana, ya sementara hanya untuk penggantian rumput saja,” katanya.
Wanto panggilan akrab Suwonto mengungkapkan bahwa saat pengerjaan penggantian rumput itu, dirinya masih ingin melihat situasi dan kondisinya. Stadion bakal ditutup penuh, atau hanya lapangan sepakbolanya saja yang akan diberi pembatas. Dia tidak ingin, rumput baru yang akan ditumbuhkan itu, mati karena keburu digunakan oleh masyarakat.
“Perawatan rumput hidup juga cukup lama. Kalau ditutup terlalu lama, masyarakat malah tidak sabar, dan akhirnya belum waktunya dipakai malah sudah dipakai. Sebab, akarnya pun juga belum panjang, bisa-bisa berpotensi rumput baru itu bisa mati,” katanya.
Wanto menambahkan bahwa drainase di sudut-sudut lapangan sementara diberi mal dulu. Sehingga nanti pada tahun 2023 saat meneruskan progres peremajaan stadion tidak lagi merusak lapangan. Apalagi terkait perbaikan drainase yang mengelilingi lapangan sepakbola.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-ponorogo”]
“Terkait saluran drainase tahun ini belum, hanya membuat mal-mal di pojokan saja. Fokus untuk penggantian rumput dulu, sebab anggarannya juga tidak cukup untuk saluran drainasenya,” katanya.
Untuk diketahui sebelumnya, fasilitas di stadion Batoro Katong bakal bertambah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Disbudparpora bakal melakukan pembangunan jogging track di lingkar luar stadion Batoro Katong Ponorogo. Sebenarnya tahun lalu sudah, namun hanya separuhnya. Kali ini akan dilanjutkan lagi.
Pemkab Ponorogo mengalokasikan anggaran Rp 200 juta untuk pembuatan jogging track ini. Dana itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ponorogo tahun 2022. Pembangunan jogging track ini dimulai tahun lalu masih separuhnya.
Yakni di depan stadion sisi barat dan utara. Tahun 2022 ini dilanjutkan untuk sisi selatan dan timur stadion. Rencananya, pihaknya akan menggeser pintu selatan sejauh 5 meter ke utara. Hal itu dilakukan supaya di sisi selatan tidak terputus karena berbatasan langsung dengan jalan.
“Supaya bisa sambung melingkar, di sisi selatan yang berbatasan langsung dengan jalan Pramuka itu, bakal digeser ke utara sejauh 5 meter, ya yang di pintu selatan itu,” katanya. [end/suf]






