Ponorogo (beritajatim.com) – Mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali diberlakukan. Tidak seperti biasanya bertempat di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, mutasi kali ini dilakukan Bupati Sugiri Sancoko di Ruang Bantarangin pada Kamis (14/7) malam.
Pun, yang dilakukan mutasi merupakan pejabat eselon golongan 3. Jumlahnya sedikit, hanya sebanyak 7 orang.
“Mutasi kecil, ini merupakan hal yang biasa. Kadang pagi dimutasi, sorenya juga bisa dimutasi lagi,” ungkap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Jumat (15/7/2022).
Dengan melakukan mutasi ini, Bupati Sugiri ingin memberikan pelajaran kepada semua pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemkab Ponorogo, bahwa jabatan itu tidak abadi. Tidak boleh dianggap kursi kedudukan yang dibuat gagah-gagahan maupun disombongkan.
“Jabatan itu hanya titipan, sehingga sewaktu-waktu bisa digeser,” ungkap Kang Giri sapaan karib Bupati Sugiri Sancoko.
Kepala bagian (kabag) Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Pemkab Ponorogo, kini dijabat oleh Budi Darmawan. Setelah pejabat sebelumnya, Ranto Wibowo ditempatkan sebagai Sekretaris Dinas (Sekdin) Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Eko Murnianto sekarang menjabat Kepala Bidang (Kabid) Prasarana di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengambangan (Bappeda Litbang).
Kemudian ada Arief Pujiana yang menduduki jabatan baru sebagai Kabid Mutasi dan Promosi Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang ditinggalkan oleh Iwan Yono Saputro. Iwan sendiri kini menjabat Kabag Organisasi Sekertariat Daerah.
Kemudian Sucipto yang menjabat sebagai Sumberdaya Air di Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP). Terakhir ada jabatan Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam di Sekretariat Daerah yang diisi oleh Muh. Khudori.
Sugiri menampik mutasi kecil ini mendadak. Persiapan mutasi kecil ini sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Dia berharap mutasi ini untuk kepentingan bersama. Maka dari itu, pihaknya menekankan bahwa pengabdian bisa dilakukan dimana-mana.
“Ini untuk kepentingan bersama, untuk Ponorogo lebih baik,” pungkasnya. [end/beq]






