Malang (beritajatim.com) – Unit Kegiatan Mahasiswa Pengawal Ideologi Bangsa (UKM-PIB) Unira Malang menggelar seminar bedah buku Negara Gotong Royong. Acara tersebut digelar dalam rangka Dies Natalis Universitas Raden Rahmat (Unira) kabupaten Malang yang ke-8 bertempat di Hall K.H. Moch Said Unira, Selasa 12 Juli 2022.
Dalam sambutannya, ketua pelaksana Dyemas Maulana Abi menjelaskan jika acara tersebut bertujuan untuk membangkitkan kesadaran mahasiswa dan juga masyarakat umum tentang bagaimana hakikat sesungguhnya kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan cita-cita proklamasi.
“Hal ini sebenarnya sudah terbungkus dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Trisakti yang berbunyi, demi terciptanya bangsa yang adil berdaulat bersatu dan berdiri sama tinggi dengan bangsa-bangsa lain,” ungkapnya dalam sambutan.
Melalui acara dari UKM-PIB ini, diharapkan bisa membangun kesadaran generasi muda khususnya mahasiswa agar paham dan mendalami nilai-nilai Pancasila untuk diterapkan pada kehidupan kampus. “Dengan bedah buku ini, mahasiswa dan masyarakat bisa tahu makna sesungguhnya dari buku Negara Gotong Royong yang ditulis oleh Bapak Mahendra Uttunggadewa. Buku tersebut sangat penting untuk kita sebagai generasi muda bisa mengembalikan nilai paham Pancasila sebagai tujuan bersama atau sebagai ideologi bangsa yang harus dijalankan sebagaimana mestinya.”
Seminar bedah buku tersebut dihadiri sekitar 60 peserta yang terdiri dari, mahasiswa, khalayak umum, duta pancasila kabupaten Malang, dan Wakil Rektor III Unira Malang, Dr. Hasan Bisri. Selain itu, turut hadir pula tiga pembicara. Pembicara pertama, R.D.Mahendra Uttunggadewa yang merupakan penulis buku Negara Gotong Royong menjelaskan tentang proses kreatifnya dalam menulis buku.
Sementara itu, pembicara kedua Dewi Ambarwati, S.H., M.H, Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi Unira Malang, dan pembicara Dafis Ubaidillah Assidiq, S.IP., M.IP, Kepala Bagian Kemahasiswaan Unira Malang. Keduanya melakukan analisis dan pembacaan atas buku Negara Gotong Royong. (dan/kun)






