Jakarta (beritajatim.com) – PT Elnusa Tbk (Elnusa) menyalurkan hewan kurban sebanyak 81 ekor sapi dan 153 ekor kambing kepada 23,463 penerima manfaat. Para penerima adalah sohibul kurban dan mustahik di sekitar ring satu Head Office Graha Elnusa Jakarta, Warehouse Cakung, Warehouse BSD dan seluruh wilayah operasi Elnusa Group yang tersebar hingga pelosok negeri.
Untuk menghindari pemotongan hewan sakit atau diduga sakit dan menjamin hasil kurban aman dan layak konsumsi, Elnusa kembali bekerjasama dengan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Murni Ciputat, Tangerang Selatan. Seremoni aksi tebar hewan kurban digelar RPH Murni secara hybrid.
Dari seluruh total hewan kurban yang dihimpun Elnusa Group, di RPH Murni ini Elnusa mengamanahkan sebanyak 20 ekor sapi dan 5 ekor kambing untuk disembelih. Sedangkan daging dan penyalurannya dikelola oleh Yayasan Baitul Hikmah Elnusa (YBHE).
Sisanya penyembelihan dilaksanakan di seluruh wilayah operasi Elnusa Group yang tersebar yakni area operasi EIR Balikpapan, proyek LMP-OFS, proyek EPC-OM, proyek GRS Vibroseismic di Probolinggo dan Lumajang, area operasi PT Elnusa Trans Samudera (ETSA) di Balikpapan, Handil dan Samarinda, area operasi PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi (EFK) di Batam, Cepu, Bojonegoro dan Sukowati, area operasi PT Elnusa Petrofin (EPN) diberbagai wilayah Indonesia dan area operasi PT Sigma Cipta Utama (SCU) dan PT Patra Nusa Data (PND) di Tangerang Selatan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”iduladha-2022″]
Direktur Keuangan Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja mengatakan, selain sebagai salah satu wujud kontribusi sosial dan lingkungan perusahaan, Elnusa tebar hewan kurban ini bisa sebagai momentum kebersamaan dan saling berbagi.
Bachtiar menambahkan, tebar hewan kurban ini merupakan bukti nyata implementasi dari tiga tata nilai AKHLAK BUMN yaitu amanah, harmonis dan kolaboratif. Menurutnya, kegiatan ini bukan atas satu individu atau satu entitas saja namun kolaborasi yang harmonis mulai dari induk usaha, anak perusahaan Elnusa, Pekerja Elnusa Group juga YBHE.
“Semangat kolaborasi tersebut juga tercermin atas peningkatan jumlah hewan kurban di 2022 ini yang naik sebanyak 21% dari jumlah hewan kurban di tahun sebelumnya,” ujarnya.
Melanjutkan inovasi pada kurban tahun sebelumnya, Elnusa kembali mengkonversi hewan kurban sebanyak dua ekor sapi untuk diolah sesuai dengan syariah menjadi abon sapi. Pengolahan akan dilakukan melalui pemberdayaan industri rumah tangga binaan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI).
“Olahan abon sapi tersebut nantinya akan diserahkan kepada masyarakat korban pasca erupsi Gunung Semeru penghujung tahun 2021 sebagai kelanjutan program Elnusa Emergency Response (EER),” katanya. [hen/beq]






