Surabaya (beritajatim.com) – Angin duduk merupakan salah satu penyakit yang kerap menghantui masyarakat. Hal ini karena banyak orang yang meninggal bahkan secara tiba-tiba karena hal tersebut.
Mendengar namanya, banyak orang yang beranggapan bahwa kondisi ini disebabkan karena seseorang terlalu lama berada pada posisi duduk. Padahal, angin duduk terjadi karena beragam faktor, seperti stres, merokok, obesitas, kurang olahraga, hingga faktor usia.
Penyakit ini juga bisa jadi dampak dari penyakit tertentu. Mulai dari diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, dan riwayat penyakit lainnya.
Pada dasarnya, seseorang yang mengalami gejala angin duduk sebenarnya sedang ada gangguan pada jantungnya. Kurangnya oksigen yang masuk ke jantung hingga menurunnya aliran darah dalam tubuh yang membuat seseorang bisa tiba-tiba merasa tersiksa karena rasa sesak.
Untuk membedakan sesak biasa dengan angin duduk, biasanya dapat dilihat dari ciri-cirinya. Selain nafas yang menjadi sesak, seseorang yang mengalami angin duduk biasanya merasa mual, pusing, gelisah, lelah, dan banyak mengeluarkan keringat.
Jika sudah demikian, maka sebaiknya segera lakukan penanganan sebelum terlambat. Adapun cara untuk mengatasi angin duduk, di antaranya;
Gunakan minyak angin
Pertolongan pertama untuk membantu mengatasi gejala angin duduk ialah dengan menggunakan minyak angin. Oleskan minyak angin pada bagian-bagian tertentu, seperti perut, dada, hingga punggung. Bisa juga ditambahkan dengan kompresan air hangat.
[berita-terkait number=”3″ tag=”penyakit”]
Gunakan jaket
Penggunaan jaket juga dianggap dapat membantu mengatasi angin duduk. Terlebih agar keringat dingin yang terperangkap bisa segera keluar dari dalam tubuh. Setidaknya penggunaan jaket bisa dilakukan sampai penderitanya buang angin.
Konsumsi obat
Lebih baik juga jika penderita mengkonsumsi obat yang mengandung nitroglycerin atau antiplatelet. Hal ini tak lepas dari kandungannya yang dapat menurunkan tekanan darah dalam tubuh dan mengurangi rasa nyeri akibat angin duduk.
Jika cara-cara tersebut dirasa masih tidak memberikan hasil apapun, maka segera periksakan ke dokter. (Fyi/ian)






