Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim) Kusnadi, bersilaturahmi dengan para seniman di Kantor Dewan Kesenian Surabaya (DKS), di komples alun-alun Kota Pahlawan. Kedatangan Kusnadi disambut Ketua DKS Chrisman Hadi beserta pengurus.
“Dalam rangka silaturahmi, dalam rangka untuk kangen-kangenan, ketemu teman-teman,” kata Kusnadi.
Kusnadi mengaku mendapatkan keluhan dari DKS perihal belum dilakukannya pengukuhan. Namun, dirinya berjanji akan membantu DKS agar masalah mereka terselesaikan. “Kemudian teman-teman sedang menghadapi masalah, mungkin saja saya bisa bantu apa yang bisa saya bantu,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”dprd-jatim”]
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DKS Chrisman Hadi menyambut baik kedatangan Kusnadi. Dengan demikian, Chrisman sedikit lega karena telah menceritakan permasalahan yang dialami DKS sejauh ini. “Selain mencurahkan masalah-masalah yang dialami seniman, secara khusus kami juga mencurahkan permasalahan yang dialami DKS sejauh ini,” ujarnya.
Menurut Chrisman, tindakan Kusnadi merupakan suatu tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat. Apalagi, sejauh ini DKS membutuhkan dukungan dari banyak pihak. “Saya kira apa yang dilakukan beliau itu bentuk tanggung jawab moral selaku ketua DPRD Jatim,” katanya.
Chrisman bercerita, Kusnadi muda memiliki ikatan emosional dengan DKS. Kusnadi pernah hidup bertahun-tahun di DKS. “Karena waktu muda juga pernah ikut hidup ‘menggelandang’ di DKS,” bebernya.
Setelah asyik berbincang dengan para seniman selama dua setengah jam, Kusnadi berkesempatan untuk melihat-lihat lukisan karya seniman yang terpajang di DKS. Karena kepincut, Kusnadi lalu membeli lukisan koleksi DKS tersebut. Diketahui lukisan itu merupakan karya Taufik Kamajaya dan Dasemba Titaheluw.[asg/kun]






