Pasuruan (beritajatim.com) – Longsor di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, mengakibatkan dua rumah warga rusak. Longsor ini diduga diakibatkan oleh intensitas hujan yang sangat tinggi yangbterjadi sejak hari Minggu (26/06/2022) sore.
Bangunan yang terkena dampaknya yakni rumah Sunarko (43) dan Sumani (56). Rumah bagian kamar tidur dan dapur tergerus longsor dan mengalami rusak parah.
Tak hanya itu kandang sapi miliknya juga turut ambrol dan mengakibatkan dua ekor sapi tertimbun material longsor. Menurut Kapolsek Nongkojajar, AKP ,kejadian tanah longsor terjadi pukul 14.30 WIB.
“Kejadiannya sekitar pukul 14.30 WIB saat hujan mengguyur Dusun Banyusari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Lalu terdengar suara retakan Sunarko seketika keluar rumah menyelamatkan seekor anak sapi,” kata Kusmani.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasuruan”]
Kusmani menjelaskan bahwa saat kejadian sejumlah warga mencoba lari keluar rumah. Bahkan ada warga yang mencoba menyelamatkan ternaknya seperti anakan sapi.
Beruntungnya, jarak beberapa menit setelah Sunarko dan Sumani berada di luar rumah, pondasi belakang rumah mereka tiba-tiba longsor. Namun sayangnya, 4 sapi warga malah ikut terseret longsor beserta kandangnya.
“Total kerugian bangunan dua rumah rusak senilaiRp 100 juta. Sementara Dua sapi mati ditaksir kerugiannya sekitar Rp 35 juta, ” ungkapnya.
Dua keluarga yang rumahnya longsor kini dihimbau untuk mengungsi sementara guna mengatisipasi adanya longsor susulan. [ada/but]






