Surabaya (beritajatim.com) – Irit dan pelit kerap dikait-kaitkan pada orang yang kerap meminimalisir pengeluaran. Meski kadang keduanya memiliki tujuan yang cukup bagus, yakni untuk menghemat uang. Namun, tak sedikit orang yang menganggapnya sebagai hal negatif.
Padahal, seseorang yang irit belum tentu pelit. Sebaliknya, orang yang pelit cenderung irit. Jika masih bingung, berikut ini perbedaan orang yang irit dengan yang pelit, di antaranya;
Seseorang yang irit
Mereka cenderung suka menyisahkan uang dengan rencana. Dengan kata lain, ada perhitungan tersendiri untuk keluar masuknya uang.
Ketika sedang menginginkan sesuatu, biasanya ia akan merencanakannya secara matang. Misalnya, menabung untuk membeli motor. Ia akan memperhitungkan berapa budget yang perlu dikeluarkan setiap bulan tanpa mengganggu budget keuangan lainnya.
Belanja pun juga cukup bijaksana. Yakni tidak membeli hal-hal yang sifatnya sekadar untuk kesenangan sementara. Ia akan membelanjakan uangnya untuk sesuatu yang memang sesuai dengan prioritas.
Meski terkesan pelit atau bahkan perhitungan, ia tetap murah hati pada diri sendiri. Bahkan, orang yang irit terkadang tetap menyisihkan uangnya untuk bersedekah.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pekerjaan”]
Orang pelit
Ini Beda Orang yang Irit dengan Pelit, Kamu Golongan yang Mana?
Orang pelit kerap tidak bisa membedakan mana prioritas dan mana yang bukan. Mereka terkesan gegabah dalam membelanjakan sesuatu. Tak jarang bila yang ia beli hanya sekadar perihal murah.
Jangankan memberi atau bersedekah pada orang lain, ia justru dikenal sebagai orang yang enggan bersedekah dan tidak mau rugi. Dalam pikirannya, berbagi dapat membuatnya rugi. Bahkan, terhadap dirinya sendiri pun ia terkesan sangat perhitungan. (Fyi/ian)






