Surabaya (beritajatim.com) – Skincare merupakan produk perawatan wajah yang belakangan ini ramai digunakan masyarakat Indonesia. Memang, urusan merawat wajah itu penting dan mungkin, sekarang sudah jadi kebutuhan yang cukup mutlak.
Ada banyak sekali skincare yang hadir di pasaran saat ini. Tinggal pilih saja, Anda cocoknya dengan brand yang mana. Namun, ternyata ada beberapa bahan aktif dalam skincare yang tidak disarankan untuk digunakan dalam waktu yang bersamaan. Dilansir dari Vogue, berikut ini beberapa produk skincare yang tidak bisa digunakan secara bersamaan.
Retinol dan AHA/BHA
Bahan pertama ada retinol dan AHA/BHA, yang tidak bisa digunakan bersamaan. Hal itu karena AHA/BHA berfungsi untuk membantu eksfoliasi dan mempercepat regenerasi kulit.
Retinol pun memiliki peeling agent yang juga berguna untuk eksfoliasi. Jika dipakai bersamaan, resikonya adalah eksfoliasi berlebihan pada kulit yang dapat berakibat pada iritasi kulit.
BHA dan Benzoyl Peroxide
Berikutnya ada BHA & Benzoyl Peroxide atau Benzoil Peroksida, yang biasanya terkandung dalam obat jerawat. Menggabungkan dua zat ini dalam satu waktu yang bersamaan bisa memicu iritasi dan munculnya jerawat aktif pada kulit.
Retinol dan Vitamin C
Kedua zat ini ampuh mencegah penuaan dan noda hitam pada wajah. Namun, keduanya tidak boleh digunakan bersamaan karena, retinol itu bisa bekerja dengan baik ketika kadar pH kulit dalam keadaan basa, sementara vitamin C dalam keadaan asam. Jika digunakan bersama, kulit Anda bisa kering dan berujung pada iritasi.
Vitamin C dan Niacinamide
Kedua kandungan ini baik untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi pada kulit. Karena, mereka berfungsi untuk mengatasi bekas jerawat dan mencerahkan kulit. Namun, jika digunakan bersamaan, ternyata malah meningkatkan resiko kulit kemerahan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kesehatan”]
Vitamin C dan AHA/BHA
Keduanya merupakan bahan aktif yang pantang digunakan secara bersamaan. Soalnya jika digunakan bersama, bisa menyebabkan iritasi. Lebih baik, penggunaannya dipisah waktunya. Misal, vitamin C dipakai malam hari, sementara AHA/BHA untuk skincare malam.
AHA/BHA & Niacinamide
Kedua bahan ini memang jagoan, tapi tidak boleh disatukan dalam penggunaannya. Karena niacinamide bisa bekerja dengan baik saat kulit kita berada di pH yang netral. Sementara AHA/BHA bikin pH kulit jadi rendah. Dengan menggabungkan keduanya, selain menurunkan efektivitas, kulit kita juga bisa jadi iritasi.
Oil Based dan Water Based
Skincare itu ada yang water based dan ada juga yang oil based. Perlu diketahui, Anda tidak bisa memakai skincare dengan bahan ini secara bersamaan. Sebab dapat menurunkan efektivitas dari skincare itu sendiri. Soalnya, oil based bisa menahan penyerapan skincare yang water based.
Hindari penggunaan beberapa hal itu secara bersamaan, tujuannya agar kulit yang ingin ada rawat sesuai dengan ekspektasi. Bukan sebaliknya justru membuat iritasi. (dan/ian)






