Surabaya (beritajatim.com) – Teknologi yang menjadi salah satu alat olahraga paling fenomenal adalah sepeda. Sepeda termasuk penemuan penting yang memberi manfaat jutaan orang sebagai sarana transportasi praktis, mudah, dan membantu menjaga kesehatan. Selain itu, bersepeda merupakan sesuatu yang menyenangkan dan mudah untuk berkeliling dan mengurus tugas sehari-hari.
Hari Sepeda Sedunia termasuk upaya PBB mengakui pentingnya sepeda di dunia. Hal ini karena sepeda membantu banyak orang mendapatkan akses transportasi yang murah dan andal. Maka dari itu, tidak heran kalau banyak yang ikut serta dalam perayaan ini.
Selain itu, bersepeda menjadi bentuk upaya menuju ramah lingkungan, aman, dan sehat. Pasalnya, kita tidak melindungi dunia dari kerusakan akibat produksi CO2 sehingga mampu menyelamatkan nyawa, membantu memperbaiki lingkungan, dan mendukung pengentasan kemiskinan.
Sejarah Hari Sepeda Sedunia
Alasan PBB mengadakan Hari Sepeda Sedunia untuk memperkenalkan dampak transformatif sepeda pada masyarakat. Sepeda merupakan moda transportasi jangka panjang, yang membantu hampir setiap komunitas manusia di seluruh dunia. Kemudian, adanya hari sepeda untuk menyoroti fakta bahwa banyak kota mengabaikan kebutuhan pejalan kaki dan pengendara sepeda.
Pasalnya, pembuat kebijakan memiliki bias dengan kendaraan bermotor, melayani kebutuhannya dibandingkan menggunakan alternatif yang ramah lingkungan. Maka dari itu, adanya Hari Sepeda Sedunia menjadi bentuk upaya dalam peningkatan kesadaran akan manfaat bersepeda serta mempromosikan langkah-langkah dalam pembagian jalan yang lebih baik.
[berita-terkait number=”3″ tag=”sejarah”]
Selain itu, ini menjadi kesempatan bagi masyarakat menuntut peningkatan keselamatan jalan dan mobilitas bersepeda melalui perubahan kebijakan dan aktivitas terukur yang melindungi keselamatan pengendara dan pejalan kaki.
Tanpa disadari, sepeda membantu menyelamatkan nyawa dan mengurangi kemiskinan. Ketika kita berinvestasi dalam rute pejalan kaki dan bersepeda di kota-kota, tentu saja ini membantu mengurangi tingkat kematian dan kemacetan di jalan dan berinvestasi dalam mode perjalanan dalam kota yang lebih aman.
Sepeda memberikan akses transportasi kepada anggota masyarakat termiskin, mereka lebih mudah bepergian ke tempat kerja. Dengan mengendarai sepeda membantu kita mencapai kesetaraan kesehatan yang lebih besar dengan mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, beberapa jenis kanker, diabetes, hingga kematian. (PRD/ian)






