Surabaya (beritajatim.com) – Usai sudah tahapan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Jawa Timur tahun 2022. Acara puncak digelar di Hotel Bumi Surabaya, Minggu (29/5/2022). Dua mahasiswa berhasil menjadi pemenang pertama. Kategori putra dimenangkan oleh Octavia Ankqit, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang yang bersal dari Kabupaten Magetan. Kategori putri dimenangkan Anindya Rizky, mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Surabaya yang berasal dari Kota Probolinggo.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Dr Asrif MHum menyatakan, sebagai bahasa yang berkembang, bahasa Indonesia telah dan akan terus mengalami perubahan sejalan dengan perkembangan masyarakat pemakainya. Luasnya wilayah pemakaian bahasa Indonesia, keanekaragaman penuturnya serta cepatnya perkembangan teknologi informasi merupakan kondisi yang menimbulkan permasalahan cukup kompleks dalam bidang kebahasaan.
“Salah satu dampak dari kondisi tersebut adalah merebaknya penyebaran dan penggunaan bahasa asing di tengah perkembangan bahasa Indonesia. Idealnya, kecintaan terhadap bahasa Indonesia harus terus dikembangkan demi menjaga martabat bahasa dan bangsa Indonensia. Pemartabatan bahasa tersebut akan bermuara pada pembentukan karakter dan penumbuhan rasa nasionalisme,” papar Dr Asrif.
Berkaitan dengan itu, imbuh Dr Asrif, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur mulai tahun 2006 telah melakukan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Jawa Timur. “Para duta bahasa yang sudah terpilih akan menjadi mitra kerja Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur dalam memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia yang tertib,” katanya.
Adapun Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur memiliki 6 tujuan khusus. Pertama, membangkitkan minat generasi muda untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kedua, menambah wawasan generasi muda tentang bahasa Indoensia. Ketiga, mencari tunas muda yang mampu berbahasa Indonesia, berbahasa daerah, dan berbahasa asing. Keempat, menjadikan bahasa Indoenesia sebagai jati diri bangsa Indoensia. Kelima, Duta yang terpilih dapat memengaruhi lingkungannya untuk dapat menggunakan bahasa Indonesia. Keenam, Duta yang terpilih dapat menjadi teladan dalam berbahasa Indonesia bagi masyarakat.
Panitia Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur Dian Roesmiati, MHum menuturkan, ajang ini diikuti oleh 140 peserta. Seleksi awal diselenggarakan di kantor Balai Bahasa Jatim, Jalan Siwalanpanji, Sidoarjo, Senin (16/5/2022).
Seleksi dan penjurian 100 orang atau 50 pasang peserta ini menghadirkan juri yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. Terdiri dari (1) Wawasan Bahasa Daerah dan Kepribadian oleh Helmy Kurniawan dari JTV, (2) Wawasan Bahasa Indonesia dan Tes Esai oleh Prof Dr Suyatno, (3) Wawasan Bahasa Asing oleh Aulia Luqman, MPd, (4) Wawasan Budaya Jawa Timur oleh Puji Karyanto, MHum, (5) Wawasan Krida Kebahasaan oleh Naria Nur Iftitaf dan Hafidz Dzaki.
“Tahap final diselenggarakan 3 hari di Hotel Bumi Surabaya, sejak tanggal 27 Mei dan berakhir hari ini. Kegiatan Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur 2022 dilaksanakan dengan sistem karantina. Diikuti 10 pasang Duta Bahasa terpilih dari hasil seleksi yang diselenggarakan sebelumnya di Balai Bahasa Jawa Timur, 16 Mei 2022,” kata Dian Roesmiati.
Pada hari pertama, pembukaan oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Dr Asrif MHum dilanjutkan arahan dan materi tentang isu-isu kebahasaan yang banyak dibincangkan saat ini. Yakni, menginternasionalkan Bahasa Indonesia dan menguatkan semangat Tabrani bagi generasi muda di Jawa Timur. Pemateri berikutnya tentang “Wicara Publik” disampaikan oleh Bawinda Lestari, MPsi dan sesi terakhir dilanjutkan “Presentasi Krida Kebahasaan” oleh masing-masing peserta Duta Bahasa 2022.
Pada hari kedua, materi pertama disampaikan tentang “Membangun Struktur Organisasi IKA Dubas Jatim” disampaikan oleh Ketua IKA Dubas Jatim, Yusuf Drajat Kurniawan. Dilanjutkan pemateri dari Pemprov Jatim, Hadi Wawan Guntoro, MSi dengan materi “Pemuda dan Wawasan Kebangsaan”. Kegiatan berikutnya, “Penilaian Unjuk Bakat” oleh masing-masing peserta.
[berita-terkait number=”4″ tag=”balai-bahasa-jatim”]
Pada hari ketiga, yaitu Puncak Pemilihan Duta Bahasa Jawa Timur 2022, diikuti 20 orang peserta (10 pasang). Diawali dengan “Orasi Kebahasaan” oleh masing-masing peserta untuk memilih 5 pasang finalis. Selanjutnya, dilakukan sesi tanya jawab oleh juri kepada 5 pasang peserta Duta Bahasa 2022 untuk dipilih 3 pasang pemenang dan satu pasang pemenang favorit.
“Juri pada sesi ini antara lain Bapak Hariyanto dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Ary Setyorini dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Bawinda Lestari, dan Duta Bahasa Jawa Timur 2021, Hafidz Dzaki dan Naria Nur Iftitah,” kata Dian Roesmiati. [but]
Pemenang Duta Bahasa Jawa Timur 2022
Pemenang I Putra: Octavia Ankqit dari Kab. Magetan (mahasiswa UB Malang)
Pemenang I Putri: Anindya Rizky dari Kota Probolinggo (mahasiswi UPN Surabaya)
Pemenang II Putra: Axel Adrian dari Kota Batu (SMAN 1 Kota Batu)
Pemenang II Putri: Dinda Aina dari Kab. Mojokerto (mahasiswi Univ. Negeri Malang
Pemenang III Putra: Fajar Ari Yunanto dari Kab. Mojokerto (mahasiswa UTM Bangkalan)
Pemenang III Putri: Mozza Indira dari Kab. Malang (mahasiswi UB Malang)
Pemenang Favorit Putra: M. Bagus Rodhifan dari Kab. Jombang (mahasiswa Unisma Malang)
Pemenang Favorit Putri : Mutiara Pasca N. dari Kab. Malang (SMAN 1 Sumberpucung Malang
Hadiah Pemenang
Pemenang I (sepasang) Rp10.000.000,00 (dipotong PPh 5%)
Pemenang II (sepasang) Rp8.000.000,00 (dipotong PPh 5%)
Pemenang III (sepasang) Rp7.000.000,00 (dipotong PPh 5%)
Pemenang Favorit (sepasang) Rp3.000.000 (dipotong PPh 5%)
Pemenang I (sepasang) akan mewakili Jawa Timur dalam Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional di Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek Jakarta.








