Mojokerto (beritajatim.com) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Barozi, mengungkapkan sebanyak 710 calon jemaah haji dijadwalkan menjalani manasik sebanyak enam kali. Berdasarkan petunjuk teknis yang dia terima, manasik dilaksanakan empat kali oleh Kantor Urusan Agama (KUA) tiap kecamatan dan sisanya diselenggarakan di tingkat kabupaten.
“Itu nanti ada manasik tingkat kecamatan sebanyak empat kali dan manasik tingkat kabupaten sebanyak dua kali,” ungkap Barozi, Senin (23/5/2022).
Untuk persiapan penyelenggaraan haji, pihaknya akan membentuk beberapa tim pendampingan jemaah Haji. Di antaranya tim petugas kloter sejumlah dua orang, Tim Pemandu Ibadah Haji (TPIH) dua orang.
Selain itu juga disiapkan Tim Pemandu Ibadah Haji Indonesia (TPHI) yang terdapat tim kesehatan. Tim kesehatan nantinya terdiri dari satu dokter dan dua paramedis.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Haji 2022″]
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Kasi PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto, Zainut Tamam, menjelaskan manasik haji dilaksanakan mulai tanggal 28 Mei di tingkat kabupaten. Sedangkan jemaah haji Kabupaten Mojokerto masuk jadwal pemberangkatan gelombang II.
“Tingkat kabupaten sebanyak dua kali dan tingkat kecamatan sebanyak empat kali,” jelasnya.
Jamaah haji Kabupaten Mojokerto masuk Embarkasi Surabaya, yang membawahi Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Calon jamaah haji asal Kabupaten Mojokerto ini sendiri rata-rata adalah mereka yang terdaftar pada 2011 dan seharusnya berangkat pada 2020. [tin/beq]






