Jombang (beritajatim.com) – Persiapan menyambut kedatangan jenazah Lily Khadijah Wahid terus dilakukan di pondok pesantren Tebuireng Jombang, Selasa (10/5/2022). Termasuk menyiapkan keranda jenazah untuk adik kandung Gus Dur tersebut.
Keranda tersebut berada di depan ndalem kasepuhan. Warnanya silver, lengkap dengan kain penutup warna hujau. Jenazah Lily Wahid diperkirakan sampai di Tebuireng pukul tiga sore.
[berita-terkait number=”5″ tag=”lily-wahid”]
“Setengah jam yang lalu sampai di Ngawi. Perkiraan jam tiga sore sampai di pesantren Tebuireng Jombang,” kata Afif, pengurus pesantren Tebuireng Jombang, bidang keamanan.
Afif menjelaskan, sesuai rencana, jenazah Lily Wahid akan disemayamkan terlebih dulu di ndalem kasepuhan. Selanjutnya, dibawa ke masjid Tebuireng untuk disalatkan. “Sesuai susunan acara seperti itu,” lanjut Afif.
Hingga pukul 14.45 WIB petakziah terus berdatangan. Begitu juga dengan karangan bunga duka cita. Semisal dari karangan bunga dari Presiden RI Joko Widodo. Bunga duka cita itu berjajar di tepi jalan hingga masuk area pesantren. Sementara dari masjid induk, kalam Illahi terus dilantunkan oleh santri.
Seperti diberitakan, Nyai Hj Lily Khodijah Wahid binti KH A Wahid Hasyim meninggal pada Senin, 9 Mei 2022 pukul 16:28 di RSCM Jakarta. Jenazah akan disemayamkan di West Covina Blok SH 6/31, Kota Wisata Cibubur, Bogor. Selanjutnya, Selasa (10/5/2022) jenazah dibawa ke pesantren Tebuireng Jombang untuk dimakamkan.
Lily Chodidjah Wahid merupakan anak ke-5 dari enam bersaudara yang lahir dari pasangan KH Abdul Wahid Hasyim dan Nyai Sholihah Bisri. Sedangkan anak pertama pasangan ini adalah KH Abdurrahman Wahid Ad-Dakhil alias Gus Dur, anak ke-2 Nyai Hj Aisyah Wahid, anak ke-3 KH Sholahuddin Wahid alias Gus Solah, ke-4 KH Umar Wahid dan ke-6 KH Hasyim Wahid alias Gus Im. [suf/kun]







