Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang tidak memberlakukan Work From Home (WFH) usai libur Lebaran 2022. Seluruh ASN dipastikan masuk kerja seperti biasa.
Wali Kota Malang, Sutiaji, memahami jika pemerintah daerah lain menerapkan WFH untuk mengantisipasi terjadinya klaster penularan Covid-19 baru. Tetapi untuk Kota Malang, dia menegaskan kondisinya berbeda.
“Mungkin bagi daerah lain banyak yang pulangnya lambat jadi mungkin ada pemakluman. Tapi kondisi Kota Malang ini ASN nya sudah 100 persen untuk booster,” kata Sutiaji di sela Halal Bihalal di Kantor Wali Kota Malang, Senin (8/5/2022)
Sutiaji menegaskan dia tidak menerapan WFH 50 persen seperti tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor: 440/2420/SJ tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Kementerian Dalam Negeri Selama Masa Arus Balik Idulfitri 1443 H mulai tanggal 9 Mei hingga 13 Mei 2022 yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri RI.
Sutiaji memilih menerapkan Work From Office 100 persen demi memaksimalkan pelayanan publik, serta penerapan program-program kerja yang telah disusun sejak awal menjabat. Apalagi masa jabatan Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko tinggal 1,5 tahun saja.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Pemkot-Malang”]
“Karena agenda kami berdua tinggal 1,5 tahun, jadi kami akan pacu kekurangan-kekurangan kita dua tahun kerja kita tadi karena Covid, tentu mudah-mudahan akan bisa kita pacu di sisa kami ini,” imbuh Sutiaji.
Rencana terdekat, Sutiaji akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dia ingin melihat kinerja para OPD pasca libur lebaran dan cuti bersama.
“Belum tahu (sidak hari pertama), di jadwal sudah ada sidak, tapi nanti kita lihat,” tandas Sutiaji. (luc/beq)






