Pasuruan (beritajatim.com) – Pemudik yang melintasi jalur Pantura Kota maupun Kabupaten Pasuruan diminta mewaspadai sejumlah titik kemacetan. Terutama kemacetan yang disebabkan pasar tumpah.
Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Yudhiono, menjelaskan jika ada dua titik rawan macet karena pasar tumpah.
Lokasi pertama berada di depan Pasar Besar, Jalan Soekarno-Hatta Kota Pasuruan. Sementara lokasi ke dua berada di depan Pasar Ngopak, Jalan Arjosari, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.
“Pasar besar biasanya rawan tumpah saat pagi hari, termasuk Pasar Ngopak. Untuk itu kita siagakan petugas dan pos pantau di lokasi tersebut,” ujar Yudhi.
Selain dua titik pasar tumpah, kemacetan juga kerap terjadi di simpang empat Pasar Kebonangung, Kota Pasuruan. Perempatan pasar kebonagung ini jadi tirik bertemuanya para pemudik dari arah Malang, arah Probolinggo dan kendaraan yang keluar exit tol Sutojayan Kota Pasuruan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”arus-mudik-lebaran”]
“Di simpang empat Pasar Kebonagung juga kerap jadibtitik kemacetan. Dilokasi ini kami siagakan petugas Patwal untuk mengurai kemacetan.” imbuhnya.
Di sisi barat, kemacetan jalur Pantura kerap terjadi di depan Alun-Alun Bangil, Kabupaten Pasuruan. Penumpukan kendaraan rawan terjadi akibat penyempitan jalan mulai dari di jembatan kedunglarangan hingga arah stasiun Bangil.
Ditambah dengan ramainya lalu lalang kendaraan menuju pertokoan dan Plaza Bangil. “Kita dirikan Pos Pengamanan di depan Alun-Alun Bangil. Kalau ada kemacetan, kita tarik arus ke arah tol. Kami juga siagakan tim pengurai,” ungkap Kasatlantasn Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra. (ada/beq)






