Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menerima kunjungan Keluarga mantan Wali Kota Surabaya Raden Soekotjo. Mereka datang untuk menyampaikan aspirasi terkait Pajak Bumi Bangunan (PBB) objek pajak Rumah di jalan Kartini.
“Sebelumnya memang kami mendapatkan diskon pembayaran PBB sebesar 75 persen. Karena ditahun ini ada beberapa persyaratan yang kurang sehingga kami kesulitan mendapatkan diskon untuk veteran tersebut,” kata R. Djoko Waluyo salah satu Keluarga Wali Kota Soekotjo di Rumah Aspirasi Wawali Surabaya, Senin (25/4/2022).
Menanggapi aspirasi keluarga Raden Soekotjo yang merupakan Wali Kota Surabaya periode 1964-1974 yang menggagas dibangunnya kawasan industri SIER untuk menyamai kawasan industri Pulo Gadung kala itu, Cak Ji sapaan akrab Wawali Armuji langsung menelpon Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Musdiq Ali Suhudi untuk melakukan pengecekan terhadap objek pajak di Jalan Kartini tersebut.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkot-surabaya”]
“Ini untuk mengajukan diskon 75 persen di Jalan Veteran kan harus ada taspen pak, tolong di-cek-kan dan dibantu karena kalau membayar pajak di jalan Kartini bisa mendem pak,” kata Cak Ji melalui saluran telpon seluler.
Cak Ji menyebut bahwa dalam payung hukumnya di Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2010 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan untuk Veteran Pembela Kemerdekaan Republik Indonesia mendapatkan Diskon sebesar 75 persen.
Menurut data yang dihimpunnya besaran PBB yang didapat dari Veteran Kemerdekaan RI hanya sebesar Rp 500 juta setiap tahunnya. “Kalau tidak besar maka sebagai bentuk penghargaan pada pejuang-pejuang bangsa yaitu Veteran Kemerdekaan tidak ada ruginya apabila di gratiskan penuh karena perjuangan mereka kita bisa menikmati kemerdekaan sampai saat ini,” katanya.
Dia akan mengkaji serta mendorong Proses PBB gratis bagi Veteran Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengingat beberapa daerah lain bisa memberikan fasilitas kebijakan berupa penggratisan PBB bagi Veteran sehingga besar kemungkinan juga bisa diterapkan di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. “Surabaya sebagai kota pahlawan layak dengan nama yang dikenal luas kita juga berikan kebijakan terbaik bagi para pejuang bangsa,” pungkas mantan ketua DPRD Surabaya ini.[asg/kun]






