Jember (beritajatim.com) – Tim sepak bola Kabupaten Jember untuk Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur tengah mencari sponsor. Dana yang diperoleh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) masih belum memenuhi kebutuhan.
Ketua Asosiasi Sepak Bola Kabupaten PSSI Jember Tri Sandi Apriana mengatakan, dana hibah untuk KONI Jember sekitar Rp 1 miliar harus dibagi dengan cabang-cabang olahraga lain. “Sepak bola memang sudah mendapat dana paling banyak daripada yang lain,” katanya.
Tim sepak bola mendapat dana sekitar Rp 80 juta untuk uang harian pemain dan pelatih. Namun, dana untuk tim sepak bola hanya cukup untuk membiayai keperluan 15 pemain. Padahal, tim tersebut terdiri atas 25 pemain.
[berita-terkait number=”5″ tag=”porprov”]
“Kami berharap ada bantuan-bantuan dari yang lain, supaya tidak hanya 15 orang (yang bisa dibiayai). Kami butuh sponsor sekarang. Monggo kalau ada sponsor yang mau masuk. Tidak menutup kemungkinan produsen kaos, atau apapun , yang penting jangan politik,” kata pria yang juga legislator DPRD Jember ini.
Sandi tidak mengungkapkan berapa kebutuhan tim tersebut. Namun yang terang tambahan dana dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari atlet, seperti makan dan akomodasi. “TC (Training Center atau pemusatan latihan) kebetulan tidak ada. Hanya pembinaan,” katanya.
Tim sepak bola sendiri akan melaksanakan uji coba satu kali lagi jelang pelaksanaan Porprov Jatim. Namun Sandi belum memastikan calon tim yang akan dihadapi. Kemungkinan tim dari daerah yang dekat dengan Jember saja.
Kendati mengalami kesulitan dana, Sandi percaya diri, Jember bakal meraih medali emas sepak bola. Apalagi antusiasme pemain membela daerah luar biasa. “Sponsor juga banyak yang mau masuk, karena gengsinya luar biasa,” katanya. [wir/kun]






