Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Mojokerto pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.
Yakni dengan cara menaati protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi hingga dosis ketiga.
Hal tersebut disampaikan saat Safari Ramadan di Masjid Al Hidayah, Desa Balongsari, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Kamis (14/4/2022) malam. Kabupaten Mojokerto saat ini masuk dalam kategori PPKM Level satu bersama enam kabupaten/kota se-Jawa Timur.
“Dalam menjalankan ibadah puasa tahun ini, masyarakat Kabupaten Mojokerto dapat memanfaatkan tempat ibadah dengan maksimal. Mengingat kapasitas masjid sudah diizinkan untuk digunakan 100 persen karena Kabupaten Mojokerto saat ini masuk dalam kategori PPKM Level 1,” ungkapnya.
Kabupaten Mojokerto masuk PPKM Level 1 bersama enam kabupaten/kota se-Jawa Timur. Bupati mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bersama-sama menjaga situasi Kabupaten Mojokerto pada PPKM level satu, dengan cara menaati protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi hingga dosis ketiga.
“Saya minta tolong, semuanya saja, untuk sama-sama saling menjaga, bagaimana caranya semua masyarakat sudah vaksin dosis satu, vaksin dosis dua, dan saat ini juga sudah ada vaksin dosis ketiga. Tahun ini pemerintah juga telah menetapkan bahwa tidak ada larangan untuk mudik,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksin-booster”]
Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto ini juga mengumumkan, dalam tahun ini pemerintah tidak membatasi perjalanan antar daerah saat Hari Raya Idul Fitri mendatang. Tidak ada larangan untuk mudik, tetapi dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi yakni harus sudah vaksin sebanyak tiga kali.
Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyerahkan dana hibah yang secara langsung diserahkan oleh Bupati Mojokerto kepada takmir Masjid Al Hidayah. Pemberian dana hibah ini, diharapkan mampu meningkatkan operasional dan pelayanan Masjid Al Hidayah untuk masyarakat sekitar.
Dengan anggaran senilai Rp200 juta, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini berharap takmir masjid juga segera membangun kantor masjid untuk mendukung operasional dan pelayanan di Masjid Al Hidayah. Sehingga jamaah bisa memanfaatkan masjid semakin bagus dan penuh semangat
Turut hadir Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Dandim 0815 Mojokerto, Kapolresta Mojokerto serta para pejabat lainnya. [tin/ted]






