Jember (beritajatim.com) – Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) PSSI Jember, Jawa Timur, menggelar turnamen antarkecamatan, 5-29 Maret 2022. Turnamen ini diikuti 24 kecamatan.
“Turnamen ini bagus. Kita jadi tahu siapa pemain-pemain terbaik di masing-masing kecamatan, sehingga kalau nanti kami mau cari pemain bagus, kami punya data base yang bagus,” kata Ketua Askab PSSI Jember Try Sandi Apriana, Jumat (18/3/2022).
Sandi mengatakan, tidak semua pemain sepak bola terdaftar di Askab. “Begitu ada turnamen ini, kita bisa lihat, melakukan scouting (pemantauan bakat),” katanya.
Tim sepak bola kecamatan ini diperkuat pemain-pemain dari desa dan kelurahan di wilayah masing-masing. “Tidak ada batasan usia. Ini tim terbaik di kecamatan masing-masing,” kata Sandi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pssi-jember”]
Namun ternyata ada tujuh kecamatan yang tidak ikut. “Kami tidak memaksa, karena ada biaya pendaftaran. Turnamen ini sendiri dilaksanakan dengan sistem setengah kompetisi di lapangan Batalyon Infantri 509,” kata Sandi.
Turnamen itu tak dibuka untuk penonton umum. Semua tim peserta terbagi dalam tiga grup. Masing-masing grup terdiri atas delapan tim. “Nanti kami akan cari hari yang pas untuk pertandingan final, agar bupati bisa hadir,” kata legislator Komisi A DPRD Jember ini.
Sandi berharap pertandingan final bisa dihadiri penonton. Namun dia menyadari, jika ada penonton maka harus ada pengetatan keamanan. “Itu yang harus kami pertimbangkan. Selama ini karena dipertandingkan di lapangan 509, keamanan terjamin,” katanya. [wir/ted]






