Surabaya (beritajatim.com) – Usulan anggota DPR RI Muhammad Sarmudji yang juga Ketua DPD partai Golkar Jawa Timur agar Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jelang Ramadan dicabut, mendapat dukungan dari warga Kota Surabaya.
Salah satunya, Feri, Warga Sukomanunggal, Surabaya. Pria yang bekerja sebagai pengusaha di Surabaya ini mendukung adanya wacana PPKM dicabut menjelang Ramadan tahun ini.
“Saya juga sudah kangen bisa buka puasa bersama di masjid-masjid besar dilanjutkan dengan Shalat Magrib, Isya’ dan Tarawih secara berjamaah. Sebelum pandemi saya punya tradisi ngabuburit menjelang buka puasa,” katanya saat dihubungi, Senin (7/3/2022).
Menurutnya, kebanyakan masjid besar seperti Masjid Al Akbar Surabaya maupun masjid milik pemerintah hingga saat ini masih menerapkan PKKM secara ketat. Selain shalat berjamaah yang diatur secara berjarak, kegiatan buka puasa saat Ramadhan juga tidak bisa digelar seperti sebelum pandemi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”lebaran”]
“Meski di masjid-masjid kampung di Surabaya sudah ada yang mulai normal, tapi saya masih khawatir jika nantinya dianggap melanggar PPKM,” katanya.
Sementara itu, Zakhiyah warga Rungkut Surabaya mengatakan, Ramadan, biasanya menjadi momen berkumpulnya seluruh keluarga, kebersamaan dengan masyarakat sekitar, melakukan refleksi, bersedekah, berdoa, ikhtikaf, ngabuburit dan lainnya.
“Sudah dua tahun ini, sejak diberlakukan PSBB dan PPKM, saya tidak bisa ikut berbuka puasa bersama maupun bagi-bagi takjil saat Ramadhan. Padahal, saya merindukan suasana Ramadan yang penuh kebersamaan itu,” katanya.
Namun semenjak adannya PPKM, lanjutnya, semua itu menjadi terbatasi. Meski sudah ada pelonggaran aturan, namun ia masih khawatir jika melakukan kegiatan saat Ramadan dianggap melanggar PPKM.
[berita-terkait number=”4″ tag=”surabaya”]
“Sudah dua tahun atau dua Hari Raya Idul Fitri ini saya tidak pulang kampung. Saya tidak tahu, apa tahun ini saya tidak bisa pulang kampung lagi. Saya brharap bisa mudik Lebaran tahun ini. Jika ada wacana PPKM dicabut, saya pribadi mendukung,” ujar ibu dua anak yang kerja sebagai ASN di Surabaya ini.
Sebelumnya, anggota DPR RI Muhammad Sarmuji mengusulkan agar PPKM jelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dicabut dengan pertimbangan pemerintah sudah berhasil mengatasi pandemi Covid-19.
Usulan itu mendapatkan dukungan dari dua ormas besar di Surabaya yakni Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.
Selain itu, agar umat muslim yang menjalankan ibadah Puasa Ramadhan bisa khusyuk dan tidak khawatir melanggar PPKM. [asg/but]






