Lamongan (beritajatim.com) – Truk tronton bermuatan pasir silica bergerak mundur dan menabrak bus yang ditumpangi oleh rombongan peziarah Walisongo yang berada di belakangnya. Kecelakaan terjadi akibat truk tak kuat menanjak.
Peristiwa laka terjadi di jalan raya Daendels Lamongan, tepatnya di depan SPBU Desa Brengkok Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.
“Kejadian laka tersebut terjadi pada Selasa malam (15/2/2022),” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Anang Purwo kepada wartawan, Rabu (16/2/2022).

Anang menceritakan, kejadian ini bermula saat truk tronton dengan nopol H 1587 VL yang dikemudikan Riko Setyo (20) warga asal Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban melaju dari arah barat ke timur.
“Namun, saat melintasi jalan yang menanjak, kendaraan truk tronton tersebut tidak mampu melaju sehingga bergerak mundur,” imbuhnya.
Nahasnya, tepat di belakang truk melaju bus mini dengan nopol T 7810 AB yang dikemudikan Jainudin (53) warga Kampung Ciaruteun Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Akibatnya, tabrakan antara keduanya pun tak terhindarkan.

“Rombongan bus ini adalah rombongan yang hendak ziarah Walisongo dari Desa Gunungmenyan Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor dengan jumlah penumpang sebanyak 30 orang,” papar Anang.
Lebih lanjut, Anang menuturkan, bus itu akhirnya terseret ke belakang dan berhenti di pinggir jalan. Sementara, truk terguling dan muatannya pun tumpah berhamburan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-lamongan”]
“Kedua kendaraan kondisinya rusak, akibat kejadian ini 18 orang penumpang mengalami luka, dan 6 di antaranya harus dirujuk ke RSUD dr. Soegiri Lamongan karena mengalami patah tulang,” ungkap Anang.
Hingga berita ini ditulis, polisi telah mengevakuasi kedua kendaraan yang terlibat tabrakan. Bahkan, polisi juga mendatangkan derek dari Tuban saat mengevakuasi.
“Polisi melakukan olah TKP, meminta keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kecelakaan ini,” tandasnya. [riq/but]






