Surabaya (beritajatim.com) – Kabar mengejutkan datang menjelang laga Persebaya melawan Persipura. Menurut sumber di salah satu rumah sakit di kawasan Jimbaran, Bali, ada hasil yang tidak konsisten pada tes swab PCR pemain-pemain Persebaya yang bertanding Minggu malam (6/2/2022).
Sejumlah pemain yang dinyatakan positif dalam tes PCR yang dilakukan PT LIB, ternyata negatif Covid-19 dalam tes yang dilakukan secara mandiri oleh Persebaya. Dan dua tes itu dilakukan di rumah sakit yang sama.
Tes swab PCR dilakukan oleh LIB pada Sabtu sore (5/2), sekitar pukul 17.30 WITA. Hasil tes itu keluar pada Minggu pagi. Sejumlah pemain Persebaya dinyatakan positif, diantaranya Arif Satria, Bruno Moreira, Taisei Marukawa, sampai Alwi Slamat. Juga pelatih Persebaya Aji Santoso, positif.
Sample pemain Persebaya dari PT LIB itu diuji di salah satu rumah sakit yang ada di kawasan selatan Bali.
Minggu sekitar pukul 13.00 WITA, rumah sakit yang sama menerima sample dari seluruh pemain dan ofisial Persebaya. Persebaya ternyata melakukan tes mandiri. Hasilnya keluar sore hari waktu Bali.
Sejumlah pemain yang dalam tes LIB dinyatakan positif, ternyata dalam tes mandiri yang dilakukan Persebaya negatif. Ada juga anggota tim Persebaya yang dinyatakan positif dalam tes LIB, dalam tes mandiri tetap positif.
“Atas nama Aji Santoso tetap positif dalam tes yang dilakukan pada sample 5 Februari maupun 6 Februari. Namun, untuk pemain seperti Bruno, Taisei, Arif, Alwi, dan beberapa lainnya ternyata negatif,” ungkap sumber tersebut.
Sementara itu, Mustaqim, Ass Pelatih Persebaya membenarkan jika ada ketidak samaan hasil PCR pada sejumlah pemain. Setelah mengetahui hasil PCR dari PT LIB jika beberapa pemain ini positiv manajemen melakukan inisiatif melakukan tes PCR di rumah sakit swasta karena manajemen curiga karena beberapa pemain ini memang dalam kondisi sangat baik.
“Iya memang ada ketidak samaan setelah kita melakukan pcr ulang di rumah sakit swasta, karena kita curiga pemain kami semua terlihat sehat bugar seperti Taise dia tidak ada keluhan sama sekali bugar tapi kok positiv dan ternyata di hasil terbaru mereka negative,”ungkap mantan ass pelatih Persija Jakarta ini.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya-surabaya”]
Lebih lanjut dikatakan Taqim, Persebaya jelas merasa dirugikan dengan kejadian seperti ini. Saat ini pemilihan pemain turun bertanding bukan lagi kebijakan dari pelatih namun dari hasil PCR, tapi yang namanya kebijakan pihaknya mengikuti pasalnya yang bisa masuk dalam daftar susunan pemain hanya hasil negativ resmi dari PT LIB.
“Persebaya sendiri tetap berangkat ke stadion dengan merujuk pada hasil tes LIB. Karena percuma juga, Persebaya membawa Bruno, Arif maupun pemain lain yang negatif. Petugas di stadion tetap akan mengacu pada tes LIB bukan dari hasil tes dari luar,”tutup Taqim. [way/ted]






