Bojonegoro (beritajatim.com) – Kader Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Bojonegoro ramai-ramai mendatangi rumah dinas Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto di Jalan Panglima Sudirman, Kamis (23/12/2021).
Kedatangan para kader partai ini untuk mengamankan kader partai Budi Irawanto yang rencananya akan didemo oleh Forum Kedaulatan Masyarakat Bojonegoro (FKMB) karena dinilai membuat gaduh. Serta melakukan pencemaran nama baik melalui unggahan status WhatsApp pribadi.
“Saya tidak tahu menahu, tiba-tiba temen-temen PDIP dari beberapa ranting datang ke rumah,” ungkap Wawan sapaan akrab Budi Irawanto.
Sementara, ditanya terkait rencana aksi yang akan dilakukan oleh FKMB terkait kegiatannya yang tidak sepakat dalam melakukan sidak ke beberapa titik proyek, Wawan malah mengatakan bingung karna sidak dan pengawasan proyek pembangunan merupakan sebuah keharusan yang dilakukan oleh pemerintah.
“Menurut saya aneh ketika apa yang harus dilakukan oleh pemerintah untuk kemajuan daerah malah dianggap gaduh, itu yang harusnya dipertanyakan,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bojonegoro”]
Sementara, dihubungi melalui telepon selulernya, Ketua FKMB Edy Susilo mengatakan, aksi demo untuk hari ini batal dilakukan karena tidak mendapatkan ijin dari Polres Bojonegoro. Namun pihaknya tatap akan melaksanakan demo tersebut setelah mengantongi izin dari pihak kepolisian.
“Kita menghormati dan mematuhi aturan negara, namun demo ini kita tunda setelah kita mendapatkan ijin dari pihak kepolisian, rencananya demo akan tetap kita gelar pada kamis minggu depan,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, tuntutan demo yang akan disampaikan kepada Wabup Bojonegoro Budi Irawanto salah satunya menuntut agar Polda Jatim memeriksa Budi Irawanto atas laporan yang telah dibuat Edy Susilo karena merasa dicemarkan nama baiknya melalui unggahan status WhatsApp pribadi orang nomor dua di Bojonegoro tersebut. [lus/but]






