Jember (beritajatim.com) – Universitas Jember di Kabupayen Jember mempersiapkan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematis Semeru bersama perguruan tinggi negeri lainnya di Jawa Timur. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unej Yuli Witono ditunjuk menjadi koordinator program ini.
“Rencananya setelah masa tanggap darurat erupsi Gunung Semeru berakhir, kami akan menggelar KKN tematis Semeru yang akan diikuti oleh PTN di Jawa Timur,” kata Yuli, sebagaimana dilansir Humas Unej, Kamis (16/12/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”unej”]
Menurut Yuli, tema-tema KKN nantinya disesuaikan dengan kebutuhan warga yang terdampak erupsi gunung Semeru. “Seperti pembangunan fasilitas umum, pembukaan usaha rintisan atau UMKM, penanganan kesehatan dan tema-tema lainnya,” katanya.
Saat ini, Universitas Jember telah mengirimkan relawan dan bantuan baik atas nama organisasi mahasiswa, unit kerja maupun secara pribadi ke Lumajang. Sejak hari kedua pasca erupsi, Senin (6/12/2021), relawan Universitas Jember sudah tiba di lokasi.
Salah satu bantuan telah diserahkan langsung oleh Rektor Iwan Taruna kepada Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, Senin (13/12/2021) lalu. Universitas Jember sejak 2018 telah membuka kampus Program Studi Diploma Keperawatan Fakultas Keperawatan di Lumajang.
Indah mengimbau agar sumbangan dapatnya diwujudkan dalam bentuk uang yang kemudian disalurkan kepada Badan Amal Zakar Nasional Lumajang. “Penanganan pengungsi akan berjalan lama, sebab mereka juga akan kami relokasi ke daerah yang lebih aman. Untuk relokasi harus dilakukan penyiapan lahan serta land clearing, pembangunan hunian sementara dan bahkan masa depan mereka juga harus dipikirkan,” katanya. Sumbangan berupa dana nantinya bisa digunakan untuk membangun hunian sementara, beasiswa bagi yatim piatu dan modal untuk membuka usaha. [wir/suf]






