Pasuruan (beritajatim.com) – Dalam kurun waktu seminggu, harga telur di Pasar Winongan mengalami kenaikan. Pada minggu ini kenaikan berkisar sampai Rp 6 ribu per kilogramnya.
Pedagang di Pasar Winongan, Ali Ridho mengatakan, kenaikan harga telur meningkat sangat cepat. Seminggu sebelumnya, harga telur masih Rp 20 ribu per Kilogram, sekarang sudah Rp 26 ribu per Kilogram.
“Seminggu yang lalu harga telur itu Rp 20 ribu, kemudian naik Rp 25 ribu dan hari Rabu kemarin, harga sudah Rp 26 ribu per kilogram,” kata Ridho, Kamis (16/12/2021).
Penyebab kenaikan telur ini, Ridho mengatakan kurang begitu mengetahui. Ia menduaga kenaikan harga ini karena menjelang Natal dan Tahun Baru.
“Mungkin harga telur naik karena natal dan tahun baru. Tapi alhamdulillah untuk penjualan masih normal meskipun harga telur naik,” katanya.
Sementara itu, menurut Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kabupaten Pasuruan Rifai harga telur yang ada saat ini ada kenaikan. Telur yang tersedia dipasar khusunya Kabupaten Pasuruan mengalami kenaikan rata-rata Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu rupiah perkilogramnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasuruan”]
“Untuk harga telur di tim Siskaperbapo, saat ini sekitaran Rp 24.500 s/d Rp 25.500 per Kilogram. Sedikit ada kenaikan dari sebelumnya,” kata Rifai.
Kenaikan harga telur ini, dijelaskan Rifai, mungkin karena cuaca produksi telor berkurang. Sehingga mengakibatkan pasokan telur juga berkurang dipasaran.
“Kenaikan harga telur ini bisa juga disebabkan karena menghadapi nataru. Sehingga kebutuhan lebih banyak dan stok dipasaran sudah menipis,” pungkasnya. [ada/but]






