Pasuruan (beritajatim.com) – Curah hujan yang sangat tinggi memicu terjadinya bencana tanah longsor di dua titik strategis wilayah Kecamatan Tosari pada Senin (2/3/2026). Material tanah dari tebing ambrol hingga menutup akses jalan permukiman warga serta jalur provinsi di Desa Ngadiwono.
Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi sejak pukul 16.00 WIB menjadi penyebab utama tidak stabilnya struktur tanah di kawasan pegunungan tersebut. Akibatnya, bongkahan tanah beserta pepohonan tumbang ke badan jalan dan menutup akses transportasi utama bagi masyarakat sekitar.
Camat Tosari, Bakhtiar Prihatin Bachri, mengonfirmasi adanya korban dalam peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ini. “Dua orang yang merupakan sopir dan kernet menjadi korban dalam insiden ini, serta terdapat dua kendaraan roda empat yang mengalami kerusakan berat,” ungkapnya.
Sebuah truk dilaporkan terguling akibat hantaman material longsor, sementara satu unit mobil pikap turut terjebak di lokasi kejadian. Kerugian materil akibat kerusakan kendaraan dan sarana jalan ditaksir cukup besar mengingat parahnya dampak timbunan tanah.
Dampak sosial yang ditimbulkan sangat terasa karena mobilitas warga terhenti total akibat jalur yang tidak bisa dilewati. Petugas di lapangan telah menutup akses jalan sementara waktu demi menghindari adanya longsor susulan yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Aparat kecamatan bersama personel Polsek, Koramil, dan tenaga medis Puskesmas Tosari segera bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat. “Warga bersama aparat melakukan evakuasi material secara gotong royong agar akses jalan bisa segera dibuka kembali,” tambah Bakhtiar.
Saat ini tim gabungan masih bersiaga di lapangan untuk memastikan kondisi keamanan di titik-titik rawan longsor sekitar permukiman. Pemantauan terhadap stabilitas tebing terus dilakukan mengingat cuaca di wilayah Tosari masih sering dilanda hujan lebat secara tiba-tiba.
Pemerintah setempat merekomendasikan pemasangan tanda peringatan di area rawan bencana agar masyarakat lebih waspada saat melintas. Koordinasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan juga terus diperkuat untuk langkah mitigasi dan pembersihan material longsor secara menyeluruh. (ada/but)






