Kediri (beritajatim.com) – Meningkatkan pelayanan dan menekan biaya produksi, sebanyak 120 pelaku umkm di Kabupan Kediri, mengikuti pelatihan sablon kemasan produk, yang digelar oleh kelompok UMKM Kelud Mandiri, di Desa/Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, pada Senin(15/11/2021)
Dalam pelatihan tersebut, rata-rata pesertanya adalah kaum perempuan. Pelatihan sablon ini difokuskan pada mencetak kemasan baik plastik, kertas atau gelas dengan teknik sablon manual.
Ketua Paguyuban UMKM Kelud Mandiri Gatot Siswanto mengatakan, pelatihan ini digelar atas permintaan anggota paguyuban. Sebab selama ini mereka menggunakan jasa orang lain untuk membuat kemasan produk mereka.
“Jadi selama ini para pengusaha ini Mencetak kemasan dalam plastik ataupun kertas menggunakan jasa orang lain. Ini kan menambah biaya bagi para pengusaha. Makanya kita adakan pelatihan mencetak sablon ini langsung kepada para pelaku usaha.”kata Gatot Siswanto, Ketua Paguyuban Kelud Mandiri.
Selain untuk meningkatkan pelayanan pelanggan bagi pelaku UMKM kepada pelanggannya, pelatihan ini juga digelar untuk menekan biaya produksi, yang saat ini usaha mereka mulai mengeliat, yang sebelumnya terpuruk akibat pandemi Covid-19.
“Dengan adanya pelatihan ini, para pelaku usaha tidak perlu mengeluarkan biaya bagi ongkos cetak. Sehingga mampu menekan biaya produksi seminimal mungkin,”tambah Gatot.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-kediri”]
Sementara itu Nurul Hidayah, salah satu peserta pelatihan mengaku senang dan pelatihan ini sangat penting. Karena dengan pelatihan ini dirinya mendapat pengetahuan dan pengalaman baru.
“Selain itu dengan keterampilan ini, yang didapat dari pelatihan juga mendukung usaha para pelaku UMKM. Kamim berharap kualitas produk usahanya bisa semakin meningkat.”ujar Nurul hidayah,peserta pelatihan.
Selian belajar cara menyablon pada kemasan, peserta pelatihan juga di beri keterampilan membuat film hingga proses afdruk film sablon sampai cetakan sablon siap digunakan. [nm/but]







