Surabaya (beritajatim.com) – Bekerja. Sebagian orang bekerja untuk memenuhi kebutuhan. Karena dari bekerja mereka bisa mendapatkan uang untuk menjalani hidup. Bagi orang lain, bekerja adalah kebutuhan. Menjadi sarana bagi untuk mengukuhkan eksistensi diri.
Namun, hati-hati jika anda sudah mulai kecanduan kerja. Apalagi sampai kehilangan waktu untuk keluarga dan menikmati hari libur. Kondisi ini banyak dikenal dengan sebutan workaholic. Yakni suatu kondisi ketika diri kita merasa paksaan untuk terus-menerus bekerja.
Itu menjadi sesuatu yang kurang baik, karena sejatinya pekerja keras dengan workaholic itu berbeda. Pekerja keras biasanya menghabiskan banyak waktu untuk bekerja. Karena senang dengan pekerjaannya, apa yang dihasilkan, dan alasan lainnya.
Berbeda dengan workaholic yang cenderung tidak suka dengan pekerjaan yang dilakukan. Tetapi, mereka akan tetap bekerja karena dorongan dari dalam diri untuk terus bekerja.
Menjadi seorang workaholic ternyata dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan juga mental. Ada beberapa tanda yang bisa dilihat dari seseorang dengan pola kerja sebagai workaholic ini.
1. Pekerjaan jadi prioritas utama
Sebagaimana dilansir dari media The Ladders, salah satu tanda paling jelas bahwa Anda merupakan seorang workaholic yaitu selalu mengutamakan pekerjaan. Seorang workaholic selalu bekerja, tanpa mengenal waktu dan tempat. Dimanapun dan kapanpun itu, workaholic akan selalu dapat meluangkan waktu untuk bekerja.
2. Stres jika tidak bisa bekerja
Dengan dorongan untuk bekerja yang begitu besar, maka seorang workaholic biasanya akan merasa stres ketika tidak bisa bekerja. Sehingga akhirnya, workaholic ini terus mencari hal lain yang memungkinkan guna dikerjakan atau seringkali membutuhkan pekerjaan tambahan.
3. Mudah sakit
Tanda lain bahwa Anda merupakan seorang workaholic yaitu terjadinya sakit karena bekerja. Seorang workaholic tidak mengenal waktu untuk bekerja. Baik itu pagi, siang, sore, bahkan tengah malam pun seakan selalu ada waktu untuk bekerja sehingga tubuh pun jadi lebih rentan dari biasanya.
4. Menjadikan kerja sebagai pelarian
Ciri-ciri lain orang workaholic yaitu bisa menjadikan pekerjaan sebagai pelarian. Sebagaimana dilansir dari Forbes, seorang workaholic biasanya bekerja untuk mengurangi rasa bersalah, cemas, atau bahkan depresi.
5. Tidak punya waktu untuk kehidupan pribadi
Saat menjadi seorang workaholic, maka Anda tidak memiliki waktu untuk kehidupan pribadi. Semua waktu luang yang dimiliki akan diisi dengan pekerjaan. Seorang workaholic lebih mementingkan pekerjaan dibandingkan berkumpul dengan keluarga dan teman, menjalankan hobi, dan meluangkan waktu untuk diri sendiri.
Itulah beberapa hal yang mengindikasikan Anda sebagai seorang workaholic, ini tidak baik jika terus dilakukan tentunya. [dan/tur]






