Surabaya (beritajatim.com) – Bentuknya imut, kecil, dan bisa dimakan dalam sekali gigit. Biasanya, ia disajikan menjadi makanan penutup atau sebagai camilan. Kue ini biasa dibuat dalam banyak varian rasa namun, selalu memiliki rasa manis yang dominan.
Ya, cupcake. Ia disebut demikian karena biasa dibuat dan disajikan dalam wadah kecil berbentuk cup yang terbuat dari kertas. Dan 18 Oktober, telah ditetapkan sebagai hari cupcake sedunia. Mungkin banyak dari kita yang belum tahu peringatan tersebut. Dan inilah sejarah kenapa sebuah makanan imut berasa manis ini bisa memiliki harinya sendiri.
Jika ditelusuri dari asal-muasalnya, kue yang di Negara Inggris disebut dengan fairy cake ini, peretama dibuat pada tahun 1796. Namun, secara literatur, nama cupcake sendiri paling jauh bisa ditelusuri hingga tahun 1828. Dari buku masak karya Eliza Leslie inilah pertama kali cupcake dituliskan.
Dulunya, kue ini sebagaimana makanan-makanan lain, hanya diproduksi secara rumahan dan untuk kebutuhan keluarga saja. Namun, sejak tahun 1919, perusahaan Hostess yang bergerak dibidang kuliner mulai memproduksinya secara massal. Keputusan ini terbukti membuat nama cupkace semakin populer dan makin diminati banyak orang.
Perusahaan ini pun sekarang masih tetap berjalan dan telah menjadi salah satu perusahaan besar kuliner yang dapat menjual lebih dari 600 juta per tahun. Kemudian di tahun 1950-an, perdana menteri Inggris Winston Churchill menyarankan supaya produsen melakukan pembaharuan dan inovasi pada kue tersebut.
Himbauan ini kemudian ditanggapi para produsen dengan menambahkan buah kering dan rempah-rempah sebagati bahan memuat cupcake. Churchill juga menyarankan untuk menggunakan gula icing sebagai bagan pemanisnya.
Sebenarnya, masa kejayaan cupcake bukanlah tahun 1950-an, tetapi tahun 2000-an. Hal ini terlihat dari berbagai aktivitas dengan cupcake, lalu muncul resep yang diterbitkan di surat kabar utama dan outlet komersial. Kemudian pada tahun 2005, Sprinkles Cupcakes mulai membuka toko roti khusus cupcake pertama di dunia hingga sekarang menjual lebih dari 25.000 cupcakes per hari di sebelas toko.
Bahkan saat ini, ada banyak ide populernya untuk membuat kue dari ukuran kecil, sehingga banyak variasi berbeda baik pada gaya maupun tekniknya. Apalagi dengan adanya microwave maka kita mampu menciptakan resep yang memungkinkan untuk mencampur dan memasak kue mangkuk dalam waktu kurang dari lima menit.
Keunggulannya seseorang tidak perlu memanggang cupcake dalam cangkir atau bahkan kaleng cupcake. Di dalamnya ada tabel periodik cupcakes. Maksudnya adalah cupcakes yang diberi warna agar sesuai dengan tabel periodik unsur dan ditandai dengan masing-masing elemen dalam frosting hitam.
Sedangkan, sementara ini telah dibuat dalam kaleng cupcake tradisional. Kemudian mereka telah dibuat sebagai kue lembaran, dipotong menjadi ukuran cupcake, dan dibekukan dengan tepat! [prd/tur]






