Surabaya (beritajatim.com) – Selama masa pandemi, Jerome Polin belum sempat kembali ke Indonesia. Selama itu pula, ia harus menanggung rindu kepada orang tua dan dua orang saudaranya. Namun, baru-baru ini pria dengan panggilan akrab Jerome tersebut memposting sesuatu yang mengejutkan keluarga bahkan para netizen.
Dalam postingan di Instagramnya, Jerome menunjukkan foto kedua orang tuanya yang berdiri di depan billboard di Surabaya. Dalam billboard tersebut, tak hanya ada gambar Jerome beserta keluarganya. Namun, juga ada sebuah pesan yang ia sampaikan, salah satunya ialah ungkapan rindu dan bangga kepada kedua orang tua.
Halo Mama dan Papa!
Pasti kaget ya liat ini? Maaf ya, Jerome belom bisa pulang terus dari 2 tahun lalu. Kangen banget. Jadi… nanti kita ketemu tanggal 5 Oktober ya? Persiapannya udah selesai 80% nih, tungguin ya ma pa! Gak kerasa udah hampir lima tahun di Jepang, dan bentar lagi udah lulus. Makasih banyak ya dukungan dan doa papa mama. Jerome beruntung banget bisa jadi anak papa dan mama. Jerome berjanji akan selalu membahagiakan dan membanggakan kalian.
Sehat-sehat terus ya pa, ma! MANTAPPU JIWA!
For: Mama dan Papa terbaik yang Jerome punya di dunia ini <3
Salam sayang,
Jerome Polin
Tidak hanya itu, pria yang sedang menempuh pendidikan di Waseda University, Jepang, ini juga menunjukkan tangkap layar percakapannya di grup keluarga. Di sana ia menunjukkan foto billboard tersebut. Melihat hal tersebut, Papa serta Mama Jerome mengaku terkejut. Jerome pun menyampaikan bahwa billboard itu berada di jalan Tidar Surabaya. Tak ayal, kedua orang tuanya pun bergegas melihat langsung billboard tersebut serta mengabadikannya.
Dalam waktu kurang dari empat jam setelah memposting foto dan percakapan tersebut, nama Jerome pun tak butuh waktu lama untuk masuk dalam trending Twitter. Banyak Netizen yang terharu dengan pesan yang ditulisnya.
“Lihat postingan Jerome langsung auto nangis gak henti. Anak rantau pasti ngerasain hal yang sama jauh dari keluarga mau pulang gak bisa sewaktu-waktu belum banyak keadaan khusus yang tidak memungkinkan,” tulis @alf_fikru. [fyi/tur]






