Surabaya (beritajatim.com) – Perut mulas memang sering mengganggu. Apalagi kalau kita sedang dalam perjalanan atau jauh dari toilet umum. Alasannya pun beragam. Bisa karena kita baru saja memakan makanan pedas, misalnya. Namun, terkadang seseorang bisa saja mengalami mulas ketika baru saja bangun pagi. Membuka mata dan langsung menuju kamar mandi.
Kemungkinan Masalah Yang Terjadi Pada Tubuh
Beberapa menganggap bahwa kondisi ini diduga asam lambung. Proses terjadinya asam lambung adalah mengalir kembali atau refluks ke kerongkongan sehingga saluran menghubungkan tenggorokan ke perut.
GERD
Penyakit gastroesophageal reflux merupakan keadaan yang secara umum kita alami karena mengalami asam lambung. Sebagian besar, GERD memburuk di malam hari bahkan merasa mulas dengan sensasi terbakar pada dada dan seringkali setelah makan. Namun, banyak orang merasakan ketidaknyamanan karena asam lambung di pagi hari.
Biasanya,beberapa orang mengalami asam lambung dalam 20 menit pertama setelah bangun di pagi hari. Salah satu gejala asam lambung mulas kemudian regurgitasi asam rasa asam yang naik ke mulut atau tenggorokan dan disfagia pada makanan membutuhkan waktu lebih lama untuk ditelan. Pasalnya kita merasa bahwa makanan masih menempel di kerongkongan, mual, nyeri dada, suara serak atau sakit tenggorokan kronis dan batuk kering.
Irritable bowel syndromeur
Umumnya, gejala ini terjadi selama 6 bulan dengan tanda nyeri perut mulas,kembung. Namun, setelah BAB biasanya nyeri perut berkurang, terjadi perubahan pola buang air besar dari mencret atau sulit BAB. Tapi lebih sering mencret dan terjadi pada pagi hari saat bangun tidur, saat atau sesudah sarapan.
Kebanyakan kejadian irritable bowel syndrome lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria. Meskipun penyebab belum diketahui tapi biasanya karena faktor dari stres psikologis, makanan, hormonal, dan infeksi. Tenang, Penyakit irritable bowel syndrome tidak berbahaya, tapi cukup mengganggu. Ada berbagai gejala lain dari masalah ini adalah penurunan berat badan, anemia, dan darah pada kotoran atau feses.
Namun, ada kemungkinan jika timbul penyakit lain seperti infeksi,alergi makanan,keganasan,dll. Jika kita mengalami gejala ini terlalu lama dan terasa menyakitkan, lebih baik periksakan diri kedokter, untuk dilakukan pemeriksaan fisik bahkan jika perlu pemeriksaan penunjang seperti, cek feses, cek darah, USG,endoskopi,atau alat lainnya. [prd/tur]






