Jombang (beritajatim.com) – Sebanyak 300 unit Alsintan (alat mesin pertanian) dibagikan oleh anggota DPR RI Ema Umiyyatul Chusnah kepada sejumlah kelompok tani (Poktan) di Kabupaten Jombang. Tujuannya, agar petani bisa meningkatkan hasil panen mereka.
Alsintan tersebut senilai Rp 15 miliar. Penerimanya adalah Poktan, Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), Kelompok Wanita Tani (KWT) dan KTSM (Kelompok Santri Tani Milenial). Penyerahan peralatan tersebut dilakukan di Kantor Dinas Pertanian Jombang, Senin (23/8/2021).
Sebelum menyerahkan secara simbolis, anggota DPR dari PPP (Partai Persatuan Pembangunan) ini melakukan pengecekan. Dia didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian Jombang Ilham Hero Kuncoro. Bahkan, legislator yang akrab disapa Ning Ema ini sempat naik ke atas traktor.
Ning Ema menjelaskan, saat ini sektor pertanian sudah masuk ke era Industri 4.0. Oleh karena itu, mekanisasi dalam pertanian guna meningkatkan hasil produktivitas lahan menjadi kelaziman. Dengan Alsintan, diharapkan produktivitas hasil panen meningkat.
Dia menyebut, jumlah alsintan yang dibagikan 300 unit. Sedangkan penerima bantuan alsintan tersebut telah memenuhi persyaratan administrasi dan masuk sistem informasi managemen penyuluh pertanian atau Simluhtan.
Dengan peralatan tersebut, menurut Ning Ema, petani tidak perlu menyewa alsintan lagi, karena kelompok sudah mempunyai sendiri-sendiri. Secara otomatis, hal itu mengurangi biaya operasional petani dalam menggarap lahan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pertanian”]
“Ratusan alsintan ini terdiri dari hand sprayer, mesin pompa air, traktor roda dua, traktor roda empat dan mesin panen padi atau combine,” ujar anggota DPR RI dari dapil (daerah pemilihan) Jatim VIII (Kab/Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kab/Kota Madiun) ini.
Plt Kepala Dinas Pertanian Jombang Ilham Hero menambahkan, pihaknya berterimakasih atas bantuan yang disalurkan oleh Ning Ema. Kepada penerima, Ilham berpesan agar alisintan tersebut dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Kedepannya, masih ada lagi alsintan yang disalurkan untuk petani. Utamanya, Poktan.Gapoktan yang belum mendapatkan peralatan tersebut. Bagi yang sudah menerima, agar alsintan itu dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” pungkas Ilham di lokasi yang sama. [suf]






