Surabaya (beritajatim.com) – Pernahkah Anda mendengar istilah toxic people atau orang toxic? Artinya orang yang menyebarkan racun bagi orang lain. Namun bagaimanakah jika toxic people tersebut adalah diri Anda sendiri?
Racun disini bukan berarti racun sungguhan, namun bisa berupa omongan atau tingkah laku untuk mengahasut orang lain. Toxic people memang berbahaya, namun lebih bahaya jika Anda merupakan toxic people bagi diri Anda sendiri. Tetapi hal tersebut jarang disadari, padahal ini akan menghambat Anda untuk mencintai diri Anda sendiri. Berikut ini perilaku yang mencerminkan toxic kepada diri sendiri:
[berita-terkait number=”5″ tag=”relationship”]
Negative thinking
Berpikiran negatif termasuk toxic kepada diri sendiri. Melansir Health.clevelandclinic, Jumat (20/8/2021) Psikolog Scott Bea, PsyD mengungkapkan pandangannya mengenai negative thingking “Berpikiran negatif membuat Anda merasa ragu tentang dunia, tentang diri Anda sendiri, tentang masa depan.” Ia juga menjelaskan hal ini membuat harga diri Anda menurun. Serta merasa Anda tidak berguna di dunia.
Insecure
Tidak percaya diri kadang membuat kita kehilangan semangat untuk bersosialisasi dengan orang lain. Jika dibiarkan ini akan memberikan pandangan bahwa Anda kurang worth it atau berharga. Psikolog asal Amerika Serikat, Abraham Maslow dalam bukunya berjudul The Dynamics of Psychological Security, mengatakan insecure merupakan keadaan ketika seseorang merasa tidak aman, bahkan memandang dunia bagaikan hutan yang mengancam dirinya, yang di dalamnya berisi banyak orang-orang berbahaya dan egois.Maslow juga mengatakan mereka yang insecure biasanya merasa diabaikan, dikucilkan, patah semangat, dan selalu bersedih.
Kebanyakan mengeluh
Mulai sekarang kurangilah mengeluh karena hal tersebut tidak baik bagi diri Anda sendiri. Walaupun mengeluh membuat Anda lega, kalau keseringan dapat menghabiskan energi dan mudah lelah. Dampak lain dari banyak mengeluh juga dapat mengganggu kesehatan seperti darah tinggi, meningkatnya asam lambung, nyeri kepala, hingga kecemasan. Dari pada menggerutu mending lakukan hal-hal yang dapat membangkitkan mood dan membuat fokus Anda kembali lagi. [rsf/bjo]






