Surabaya (beritajatim.com) – The Tomorrow War memiliki cerita secara umum tentang perjuangan warga bumi melawan invasi alien dari planet antah-berantah. The Tomorrow War mengisahkan seorang veteran tentara Amerika Serikat, Dan Forester yang diperankan oleh aktor kenamaan (Chris Pratt) yang pergi pada masa 30 tahun mendatang demi melawan alien ganas pemangsa manusia.
Cerita diawali dengan mengangkat latar waktu 2022 sebagai ‘masa kini’. Pada masa itu terlihat penampilan final piala dunia 2022 di Qatar yang kemudian secara tiba-tiba muncul pasukan dari masa depan berangkat tahun 2050. Tahun 2050-an adalah masa depan yang merupakan medan pertempuran umat manusia melawan alien.
[berita-terkait number=”5″ tag=”film, nonton-film”]
Dan Forester terpaksa dipilih tentara dari masa depan karena melalui sebuah alat ‘pemindaian masa depan’ dia akan meninggal tujuh tahun lagi. Dan Forester pun terpaksa berpisah dengan sang putri ciliknya, Muri Forester (diperankan oleh Ryan Kiera Armstrong) dan sang istri, Emmy Forester (Betty Gilpin).
Saat dipindahkan dengan sebuah alat ‘lubang cacing’ besar ke masa depan. Dan Forester, ditempatkan pada sebuah tim bersama anggota pasukan lain untuk memulai serangan terhadap makhluk alien. Dua di antaranya adalah Charlie yang tidak memiliki pengalaman perang dan pengidap kanker yang sudah tiga kali ke masa depan bernama Dorian.
Dari perjalan itu ia kemudian mulai mempelajari situasi dan kondisi setelah tiba di tahun 2051. Ia juga bertemu dengan anak kandungnya saat sudah menjadi komandan lapangan sekaligus ilmuwan militer untuk mengetahui makhluk alien yang akan ia lawan, yaitu Muri Forester.
Pada adegan itu terjadi beberapa momen yang cukup epik, sehingga menarik untuk ditonton. Dan Forester dan Muri Forester akhirnya berjuang bersama untuk menyelamatkan bumi dari kehancuran.
Klimaks The Tomorrow War berawal ketika manusia dari masa depan terdesak dengan buasnya alien pemangsa. Saat itu pada 2050-an umat manusia mendekati kepunahan di bumi.
Saking terdesak, mereka kembali ke 2022 untuk meminta bantuan manusia di masa itu lewat portal portal ‘lubang cacing’.
Film ini cukup bisa dikatakan sebagai happy ending, karena diakhiri dengan Dan Forester yang berhasil mencegah invasi alien di muka bumi setelah menelusuri jejak awal kedatangan alien. Dengan rating 6,6/10 dari imdb, film yang rilis pada 2 juli 2021 ini menarik untuk ditonton. [dan/bjo]






