Bojonegoro (beritajatim.com) – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengungkapkan untuk pasokan oksigen medis di sejumlah rumah sakit rujukan pasien Covid-19 masih tercukupi. Sehingga, masyarakat diimbau untuk tidak khawatir, Selasa (6/7/2021).
“Pasokan oksigen medis di Bojonegoro semua stok tercukupi, tidak ada kekurangan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Selain pasokan oksigen, untuk tempat tidur (TT) bagi pasien Covid-19 juga ditambah. Khususnya di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo menjadi 190 tempat tidur. Sejumlah hotel dan beberapa tempat lain juga akan digunakan sebagai ruang isolasi bagi pasien yang tidak perlu perawatan khusus.
“Persoalan tenaga kesehatan sudah ada tambahan 200 orang, (peminat kurang maksimal sehingga ada penambahan honor dengan kenaikan hampir 2x lipat),” terangnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-bojonegoro”]
Selain itu, untuk mengantisipasi penambahan kasus baru Pemkab Bojonegoro juga terus menggalakkan vaksinasi kerja sama dengan TNI Polri dan Puskesmas di 36 titik, baik datang langsung maupun berbasis desa.
“Untuk Jatim tambahan vaksin 50 persen (rasio sangat mencukupi). Tes swab di Labkesda juga gratis untuk tindakan pertama tidak perlu dengan PCR. Biasanya yang tidak tertolong karena adanya berbagai faktor (komorbit atau terlambat dibawa ke RS dll),” pungkasnya.
Sementara diketahui, di Kabupaten Bojonegoro jumlah rumah sakit yang melayani untuk perawatan pasien Covid-19 ada enam, RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, RSUD Padangan, RSUD Sumberrejo, RS Bhayangkara, RS Aisyah, dan RS Umum Ibnu Sina.
Untuk diketahui, update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro per 5 Juli 2021 pukul 18.00 WIB jumlah pasien aktif (dirawat) sebanyak 112 orang. Dengan rincian konfirmasi positif secara kumulatif sebanyak 1.974 orang, meliputi aktif (dirawat) 112 orang, sembuh 1.803 orang dan meninggal dunia 59 orang. Serta untuk kasus suspect sebanyak 118 orang. [lus/kun]






