Lumajang (beritajatim.com) – Sekda Lumajang yang baru dilantikk, Agus Triyono, di hadapan awak wartawan, mengkritisi kepala dinas dan OPD yang tidak bisa memaparkan program dinasnya. Hal ini disampaikan saat jumpa pers bulanan di ruang pertemuan Narariya Kirana lantai 3 Kantor Bupati, Selasa (5/11/2019).
“Ada kepala dinas tidak memiliki bahkan tidak bisa memaparkan programnya, terus dia bekerja atas dasar apa?,” terang Agus.
Menurut Agus, pihaknya bersama bupati akan melakukan evaluasi terhadap OPD dan Dinas pemerintah kabupaten. Karena program kerja bukan hanya asal membuat atau copy paste dari RKA tahun sebelumnya.
“Saya pernah dengan Wabup mengkoreksi ada Dinas yang RKA-nya tidak jelas programnya,” paparnya.
Temuan lain oleh Sekda, ada jadwal para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada hari Senin memimpin apel. Namun, banyak yang memilih absen tanpa keterangan jelas.
“Ini jelas pelanggaran etik ASN,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-lumajang”]
Sambutan atau pidato apel Seninan, tambah Agus, hanya menyampaikan program kerja dan pelaksanaan. Kemudian target yang ingin dicapai serta meminta dukungan.
“Saya sering jadi ban serep, saat ada kepala dinas yang absen memimpin Apel,” pungkasnya. [har/but]






