Kediri (beritajatim.com) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kediri bersama puluhan wartawan menggelar Media Gathering ke Probolinggo, Jawa Timur selama dua hari, Sabtu dan Minggu (9-10/3/2019). Selain meningkatkan kerjasama antara Diskominfo dengan kalangan awak media, kegiatan ini juga dalam rangka study banding pengelolaan kawasan wisata berbasis air sungai.
Rombongan berangkat dari Kantor Diskominfo Kabupaten Kediri, pada Sabtu pagi. Tempat yang pertama kali dituju adalah Songa Rafting and Adventure Probolinggo. Acara diawali dengan malam keakraban dan diteruskan dengan arung jeram, pada esok harinya.

[berita-terkait number=”3″ tag=”kabupaten-kediri”]
Wakainun, Kepala Bidang Pelayanan Informasi dan Komunikasi Dinas Kominfo Kabupaten Kediri mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antara Diskominfo dengan kalangan wartawan dalam rangka memberikan informasi yang positif kepada masyarakat.
“Kerjasama yang sekarang ini sudah baik, agar bisa menjadi lebih baik lagi. Harapan kami ke depannya semua informasi bisa disampaikan kepada masyarakat luas, maka diskominfo perlu bekerjasama dengan media,” kata Wakainun kepada beritajatim.com.

“Terkait rafting di Songa ini karena great-nya 5 yakni, sangat extrem. Di wilayah Kabupaten Kediri banyak yang bisa dikembangkan seperti di Songa. Ada Kali Konto, ada juga di wilayah barat Sungai Brantas yang bisa meniru di Songa Rafting Probolinggo,” bebernya.
Media Gathering ke Songa Rafting Probolinggo ini, imbuh Wakainun, sebagai langkah awal. Diskominfo berharap, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri bisa menindaklanjutinya dengan study banding ke tempat wisata tersebut untuk menimba ilmu yang bisa dikembangkan untuk obyek wisata di Kabupaten Kediri.
Wakainun menyebut, wisata rafting di Kali Konto, Kabupaten Kediri sebenarnya memiliki potensi yang besar dan kompetitif dengan Songa Rafting Probolinggo. Kali Konto Rafting sudah lama dibuka, tetapi karena terkena dampak erupsi Gunung Kelud, 13 Februari 2014 lalu, maka perlu dirahabilitasi kembali. [adv kominfo/nng]






